160 Ribu Kejahatan Kargo Terungkap, Keamanan Jalur Logistik Surabaya Jadi Sorotan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Keamanan pengiriman barang menjadi perhatian serius di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan dan ekspor Indonesia. Ancaman kejahatan terhadap kargo yang terjadi di berbagai negara mendorong pelaku industri logistik memperkuat sistem pengamanan di sepanjang rantai pasok.
DHL Express mencatat jaringan fasilitasnya di dunia kini telah memiliki lebih dari 500 fasilitas yang mengantongi sertifikasi Transported Asset Protection Association (TAPA). Salah satu fasilitas tersebut berada di Surabaya.
TAPA merupakan standar keamanan yang digunakan secara global untuk mengurangi risiko kejahatan terhadap barang selama proses penyimpanan, penanganan hingga pengiriman dalam rantai pasok internasional.
Ancaman tersebut bukan persoalan kecil. Berdasarkan data intelijen TAPA, hampir 160.000 kasus kejahatan terkait kargo tercatat di 129 negara sepanjang 2022 hingga 2024.
Data tersebut menunjukkan bahwa keamanan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, terutama ketika arus perdagangan internasional semakin meningkat.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia Ahmad Mohamad mengatakan, pertumbuhan ekspor Indonesia membuat tantangan logistik tidak lagi sebatas membuka akses menuju pasar internasional.
"Seiring pertumbuhan ekspor Indonesia, tantangannya kini bukan lagi soal akses pasar, melainkan bagaimana memastikan eksekusi, kecepatan, keamanan, dan keandalan pengiriman," kata Ahmad.
Editor: Arif Ardliyanto