Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Turun Mengajar di SMAN 4 Surabaya, Kadindik Jatim: Jadi Guru Tidak Mudah
Advertisement . Scroll to see content

Pernah Jadi Korban Bullying, Remaja Surabaya Bangkit Lewat Karate Kyokushinkai

Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:59 WIB
  • author Lukman Hakim
Pernah Jadi Korban Bullying, Remaja Surabaya Bangkit Lewat Karate Kyokushinkai
Di balik latihan keras Kyokushinkai, ada misi membentuk karakter generasi muda. (Foto : istimewa).

Pembentukan karakter dalam Kyokushinkai tidak hanya dilakukan di dalam dojo. Nilai-nilai yang dipelajari selama latihan juga diwujudkan melalui kegiatan sosial, salah satunya bakti sosial ke YPAC Surabaya.

Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menanamkan empati dan rasa hormat kepada sesama, termasuk penyandang disabilitas. Pelaksanaannya tetap mempertimbangkan kondisi fisik dan stamina peserta.

Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia memiliki sejarah panjang yang dirintis mendiang Hanshi Nardi T. Nirwanto, S.A., pionir Kyokushin di Indonesia yang berguru langsung kepada Grand Master Masutatsu Oyama di Tokyo.

Embrio perguruan tersebut lahir di Kota Batu, Malang, pada 1967 dengan nama awal Go No Sen. Seiring perkembangannya, perguruan ini dikenal sebagai Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia.

Saat ini, regenerasi menjadi salah satu fokus pembinaan. Shihan Hartanto Chandra menegaskan bahwa pengembangan prestasi perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. “Tujuannya  agar lahir generasi karateka yang memiliki keberanian, disiplin, sportivitas, rasa hormat, dan kemampuan mengendalikan diri,” tandasnya. 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut