Di Tengah Isu Stok Emas Menipis, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Surabaya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Isu stok emas yang dikabarkan menipis di Pegadaian menjadi perhatian masyarakat di tengah tingginya minat investasi logam mulia. Di tengah kondisi tersebut, Pegadaian menghadirkan ATM Emas di Surabaya yang memungkinkan nasabah mengambil emas fisik secara langsung melalui transaksi digital.
Layanan baru ini resmi hadir di Cabang Dinoyo Tangsi, Surabaya, Kamis (15/10/2026). Kehadiran ATM Emas menjadi salah satu upaya Pegadaian mempermudah akses masyarakat terhadap emas batangan, sekaligus menghubungkan investasi digital dengan kepemilikan emas fisik.
Meski demikian, kehadiran ATM Emas tidak serta-merta membuktikan bahwa seluruh stok emas Pegadaian telah kembali normal. Informasi mengenai ketersediaan stok secara menyeluruh masih memerlukan penjelasan resmi dari perusahaan.

Peluncuran ATM Emas Pegadaian bertepatan dengan peringatan satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian atau 1st Tring!versary. Inovasi ini memungkinkan nasabah mengonversi saldo emas digital menjadi emas batangan tanpa harus melalui prosedur pencetakan konvensional yang membutuhkan waktu tunggu.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan kehadiran ATM Emas di Cabang Dinoyo Tangsi merupakan langkah untuk mendekatkan layanan investasi emas kepada masyarakat.
“Melalui integrasi teknologi digital dan layanan fisik, nasabah kini dapat menikmati pengalaman bertransaksi emas yang lebih praktis, cepat, dan nyaman,” ujar Ahmad Zaenudin.
Menurut dia, kemudahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat menjadikan emas sebagai salah satu instrumen untuk merencanakan keuangan masa depan.
Editor: Arif Ardliyanto