Perbankan Pacu Digitalisasi QRIS di Pusat Perbelanjaan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bank Indonesia (BI) Jawa Timur (Jatim) bersama PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendorong 475 tenant Royal Plaza Surabaya mengoptimalkan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) melalui program kompetisi transaksi.
Program ini menyasar tenant pengguna mesin Electronic Data Capture (EDC) dan QRIS BCA. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas digitalisasi pembayaran sekaligus mendorong terbentuknya ekosistem cashless mall di salah satu pusat perbelanjaan.
EVP Merchant Business Division BCA I Ketut Alam Wangsawijaya mengatakan, partisipasi 475 tenant menunjukkan antusiasme pelaku usaha terhadap penggunaan QRIS. Namun, transaksi tunai masih berlangsung dan pemanfaatan QRIS dinilai belum optimal.
“Kami melihat masih ada transaksi tunai dan penggunaan QRIS belum optimal, sehingga edukasi yang dipadukan dengan apresiasi bagi tenant diharapkan dapat mempercepat peralihan ke transaksi non-tunai,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Melalui kompetisi tersebut, BCA dan BI Jatim berupaya mendorong tenant lebih aktif menggunakan QRIS dalam kegiatan usaha sehari-hari. Kompetisi juga diharapkan meningkatkan pemahaman pelaku usaha mengenai pembayaran digital serta memperkuat ekosistem transaksi non-tunai di lingkungan pusat perbelanjaan.
Peserta dibagi berdasarkan kategori bidang usaha atau Line of Business (LOB), yakni makanan dan minuman (Food & Beverages/F&B) serta non-F&B. Kompetisi ini tidak mencakup tenant kategori perhiasan, perlengkapan rumah tangga, bahan kebutuhan sehari-hari, dan department store.
Selain itu, peserta dibedakan menjadi Existing Merchant, yaitu merchant yang telah menjadi mitra BCA, dan New Merchant, yakni merchant yang belum menjadi mitra BCA.
Penentuan pemenang didasarkan pada frekuensi transaksi QRIS. Untuk kategori Existing Merchant, masing-masing LOB akan memiliki 10 pemenang. Sementara itu, kategori New Merchant menetapkan tiga pemenang untuk setiap LOB. Dengan skema tersebut, total terdapat 26 tenant yang akan menjadi pemenang.
Upaya memperluas transaksi digital juga dilakukan melalui kegiatan Gathering Tenant Royal Plaza pada 8 Oktober 2026. Kegiatan yang dihadiri 76 tenant tersebut bertujuan meningkatkan partisipasi sekaligus memberikan pemahaman mengenai sistem pembayaran digital.
Dalam kegiatan itu, BI Jatim menyampaikan sosialisasi mengenai QRIS, program PEKA (Peduli, Kenali, Adukan), serta perlindungan konsumen. Sementara itu, BCA menjelaskan fitur dan penggunaan aplikasi Merchant BCA serta mekanisme kompetisi transaksi QRIS.
Ketut berharap, edukasi tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman tenant mengenai penggunaan QRIS dan aplikasi Merchant BCA, tetapi juga memperkuat kesadaran terhadap perlindungan konsumen. “Dengan demikian, peralihan ke transaksi non-tunai dapat memberikan manfaat bagi tenant maupun pelanggan,” katanya.
Sementara itu, BI Jatim mencatat, per Agustus 2026, pencapaian pengguna QRIS Jatim tercatat 10.557.590 user atau 96,7 persen dari target, dengan 203.826.441 transaksi. Total merchant QRIS di Jatim mencapai 5.920.803, di mana 97,6 persen adalah UMKM.
Editor: Arif Ardliyanto