Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Sekadar Turnamen, Surabaya Junior Football Cup 2026 Jadi Tempat Pembentukan Karakter Anak
Advertisement . Scroll to see content

TPA Cendekia Kids dan PLN Indonesia Power UBP Grati Sinergi Perkuat Karakter Anak

Jum'at, 23 Oktober 2026 | 11:45 WIB
  • author Hendro Djatmiko
TPA Cendekia Kids dan PLN Indonesia Power UBP Grati Sinergi Perkuat Karakter Anak
TPA Cendekia Kids, PLN Indonesia Power UBP Grati, dan DP3AKB Pasuruan memperkuat pengasuhan anak melalui dongeng, literasi, dan parenting. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kebiasaan membacakan dongeng sebelum tidur, berbagi cerita tentang pahlawan daerah, hingga bermain bersama ternyata memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Melalui aktivitas sederhana di rumah dan lingkungan pendidikan, kedekatan orang tua dan anak dapat diperkuat sekaligus menumbuhkan minat baca serta rasa percaya diri sejak usia dini.

Upaya membangun pola pengasuhan tersebut dilakukan TPA Cendekia Kids melalui program Family Fun Weeks yang melibatkan PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan. Program ini juga mendapat dukungan Pemerintah Kota Pasuruan.

Berlangsung mulai 7 September hingga 30 Oktober 2026, kegiatan tersebut mengajak orang tua terlibat langsung dalam proses belajar anak. Pendekatannya tidak hanya melalui aktivitas di tempat penitipan anak, tetapi juga membangun kebiasaan positif yang bisa diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.


TPA Cendekia Kids, PLN Indonesia Power UBP Grati, dan DP3AKB Pasuruan memperkuat pengasuhan anak melalui dongeng, literasi, dan parenting. Foto iNewsSurabaya.id/hendro

Mengusung tema “Petualang Cilik di Bumi Pasuruan, Anugerah Allah Sang Maha Pencipta” dengan topik “Rumahku di Pasuruan”, program ini menekankan pentingnya keluarga sebagai lingkungan pertama bagi anak untuk mengenal kasih sayang, komunikasi, tanggung jawab, dan nilai-nilai kehidupan.

Kolaborasi ini juga terhubung dengan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dari DP3AKB Kota Pasuruan. Sinergi antara lembaga pengasuhan, pemerintah, dunia usaha, dan keluarga diharapkan dapat memperkuat pendampingan anak usia dini secara berkelanjutan.

Salah satu agenda yang dihadirkan dalam Family Fun Weeks adalah “Seminggu Berkisah” dengan tema “Cerita Hangat Sebelum Tidur”. Melalui kegiatan ini, orang tua atau wali murid diajak membacakan buku cerita maupun dongeng kepada anak menjelang waktu tidur.

Aktivitas tersebut memberi kesempatan kepada anak untuk mendengarkan cerita, mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, dan mengembangkan imajinasi. Di sisi lain, orang tua dapat menyediakan waktu khusus untuk berkomunikasi dengan anak dalam suasana yang lebih dekat dan nyaman.

Membaca bersama juga menjadi salah satu cara mengenalkan literasi sejak dini. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu anak mengenal kosakata baru, memahami cerita, serta menumbuhkan ketertarikan terhadap buku.

Kegiatan tersebut sekaligus mendorong keluarga menyediakan alternatif aktivitas yang lebih interaktif di tengah penggunaan gawai. Harapannya, kebiasaan membaca tidak berhenti ketika program selesai, tetapi terus menjadi bagian dari rutinitas keluarga.

Officer CSR dan Humas PT PLN Indonesia Power UBP Grati, Ary Widiya Ningrum, mengatakan keterlibatan berbagai pihak diperlukan untuk memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Kegiatan Family Fun Weeks merupakan wujud kolaborasi TPA Cendekia Kids dengan PT PLN Indonesia Power UBP Grati melalui program CSR, DP3AKB Kota Pasuruan melalui program TAMASYA, Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Pemerintah Kota Pasuruan, serta orang tua atau wali murid. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran keluarga dalam pengasuhan, meningkatkan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, serta menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” ujar Ary.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor dapat memperluas dukungan terhadap pendidikan anak, terutama melalui keterlibatan keluarga dan lingkungan pengasuhan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Selain membangun kebiasaan membaca, Family Fun Weeks menghadirkan kegiatan “Orang Tua Mengajar” bertajuk “Ayah/Bunda Berbagi Cerita”. Program ini memberikan ruang bagi orang tua untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung kepada anak-anak di lingkungan belajar.

Salah satu materi yang diangkat adalah kisah Pahlawan Untung Suropati atau tokoh lain yang memiliki keterkaitan dengan sejarah Pasuruan. Cerita disampaikan menggunakan pendekatan sederhana dan interaktif agar sesuai dengan tahap perkembangan anak usia dini.

Pengenalan sejarah melalui cerita diharapkan membantu anak memahami lingkungan tempat tinggalnya sejak kecil. Mereka tidak sekadar mengenal nama tokoh, tetapi juga dapat mulai mempelajari nilai perjuangan, keberanian, dan kecintaan terhadap daerah.

Keterlibatan orang tua sebagai pengajar juga menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda. Anak dapat melihat secara langsung bahwa ayah dan ibu memiliki peran dalam mendukung pendidikan, bukan hanya mendampingi aktivitas di rumah.

Pendekatan tersebut sekaligus memperkuat hubungan antara keluarga dan lembaga pengasuhan. Orang tua memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan belajar, sedangkan anak mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan figur yang paling dekat dalam kehidupannya.

Istri Wali Kota Pasuruan sekaligus Bunda PAUD Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo, yang akrab disapa Bunda Ani, menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

Menurut dia, upaya tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan guru dan tenaga pendidik serta kegiatan pengasuhan atau parenting yang melibatkan orang tua di lingkungan pendidikan.

“Pemerintah Kota Pasuruan terus memberikan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas pendidikan, baik melalui pelatihan bagi guru dan tenaga pendidik maupun kegiatan parenting yang diselenggarakan di sekolah-sekolah. Kami memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya untuk mendukung kegiatan tersebut, termasuk dengan menjadi narasumber maupun memfasilitasi kebutuhan kegiatan sesuai dengan kemampuan pemerintah daerah,” ujar Bunda Ani.

Ia menegaskan, proses pendidikan anak tidak bisa hanya mengandalkan sekolah. Keluarga dan lingkungan sekitar perlu memberikan pendampingan yang selaras agar kebiasaan baik yang dipelajari anak dapat diterapkan secara konsisten.

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga melibatkan keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan keterlibatan bersama, anak-anak diharapkan tumbuh dengan kebiasaan baik sejak usia dini,” tuturnya.

Pendekatan tersebut sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang mendorong pembentukan karakter melalui rutinitas positif di rumah maupun lingkungan pendidikan.

Rangkaian Family Fun Weeks direncanakan mencapai puncaknya melalui kegiatan Family Fun Day Parenting bersama Bunda PAUD Kota Pasuruan di Taman Sekargadung.

Kegiatan di ruang terbuka tersebut dirancang untuk melibatkan orang tua dan anak melalui permainan serta perlombaan. Keluarga juga direncanakan membawa bekal sehat dari rumah untuk dinikmati bersama.

Di balik suasana rekreatif, aktivitas ini menjadi sarana bagi anak untuk belajar bekerja sama, menaati aturan, menunggu giliran, dan berinteraksi dengan orang lain. Orang tua pun dapat mendampingi anak dalam suasana santai di luar rutinitas harian.

Pembiasaan makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan berolahraga turut menjadi bagian dari upaya mendukung Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Kegiatan ini turut dihadiri Bunda PAUD Kota Pasuruan Suryani Firdaus Adi Wibowo, ibu Wakil Wali Kota Pasuruan, istri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, serta Kepala DP3AKB Kota Pasuruan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai unsur dalam mendukung pengasuhan dan pendidikan anak, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, dunia usaha, hingga pemerintah daerah.

Melalui Family Fun Weeks, TPA Cendekia Kids bersama PLN Indonesia Power UBP Grati dan DP3AKB Kota Pasuruan berupaya memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak sejak usia dini.

Pada akhirnya, pembentukan karakter anak tidak hanya berlangsung melalui kegiatan belajar formal. Perhatian orang tua, komunikasi yang hangat, keteladanan, serta kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten di rumah turut menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang mereka.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut