Mantan Pengurus PDIP Surabaya Nyeberang ke PSI, Pernyataannya soal Wong Cilik Jadi Sorotan
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perpindahan mantan pengurus PDI Perjuangan (PDIP) ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mewarnai konsolidasi kader baru PSI Kota Surabaya. Ahmad Hidayat, yang sebelumnya menjabat Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya, kini memilih bergabung dengan PSI dan berharap partai barunya mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.
Ahmad menjadi salah satu anggota baru yang diperkenalkan dalam kegiatan kopi darat (kopdar) PSI Surabaya, Minggu (25/10/2026) malam. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 250 anggota baru sebagai bagian dari upaya partai memperkuat konsolidasi dan memperluas jaringan organisasi.
Bagi Ahmad, bergabung dengan PSI bukan sekadar menjadi bagian dari partai politik. Dia berharap PSI dapat hadir sebagai wadah perjuangan masyarakat bawah, mulai dari pedagang kaki lima hingga perempuan dan anak yang membutuhkan perlindungan.
“PSI kita harapkan menjadi partainya orang kampung, partainya wong cilik di Kota Surabaya. PSI juga menjadi partainya para pedagang kaki lima. PSI juga bisa menjadi partai pengayom perempuan dan anak,” ujar Ahmad.
Dia juga berharap partai tersebut tetap membawa semangat kerakyatan dalam menjalankan aktivitas politiknya di Kota Pahlawan.
“Yang penting nanti PSI bisa lebih Marhaenis dan Soekarno di Kota Surabaya,” katanya.
Meski pernah menduduki posisi kepengurusan di PDIP Surabaya, Ahmad mengaku saat ini belum memikirkan jabatan struktural maupun peluang maju sebagai calon anggota legislatif. Dia memilih menjalankan perannya sebagai anggota dan kader terlebih dahulu.
Menurut Ahmad, hal terpenting adalah bagaimana partai mampu membangun kedekatan dengan masyarakat dan memberikan pelayanan nyata kepada warga.
“Harapannya PSI nanti bisa menjadi partai yang melayani rakyat dan mampu memenangkan hatinya rakyat,” tuturnya.
Dia juga menyatakan siap menjalankan tugas apa pun yang diberikan partai. Ahmad berharap PSI dapat memperkuat organisasi hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga keberadaannya semakin dekat dengan masyarakat.
“Saya masih anggota, saya masih kader. Ditugaskan di mana pun, kita siap. Kita akan jalankan tugas itu sebaik-baiknya,” ujarnya.
Ahmad turut menyampaikan pesan yang diterimanya dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Pesan tersebut, kata dia, menekankan pentingnya merangkul dan melayani masyarakat sebanyak mungkin.
“Wejangannya turun layani rakyat sebanyak-banyaknya seperti semangatnya Pak Jokowi, semangat kerakyatannya itu,” katanya.
PSI Surabaya Klaim Anggota Baru Terus Bertambah
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Surabaya Grace Evi Ekawati, yang akrab disapa Mama Evi, mengatakan kegiatan kopdar digelar untuk mempertemukan anggota baru sekaligus mengenalkan mereka dengan lingkungan organisasi partai.
Sebanyak 250 orang dikumpulkan dalam kegiatan tersebut. PSI Surabaya berencana menggelar pertemuan serupa secara bertahap seiring bertambahnya jumlah pendaftar.
“Pokoknya ada 250 kita kumpulkan, kita butuh kopi darat dengan semuanya. Nanti berikutnya 250 baru kita kumpulkan lagi,” kata Mama Evi.
Dia menyebut pendaftaran anggota baru masih berlangsung setiap hari. Berdasarkan pendataan internal PSI Surabaya, jumlah pendaftar diklaim mencapai 35 hingga 40 orang per hari.
PSI juga berupaya memperluas struktur organisasi di 31 kecamatan dan 153 kelurahan di Surabaya. Pengembangan jaringan tersebut ditargetkan menjangkau hingga tingkat rukun warga (RW).
“Kalau target anggota baru, sebanyak mungkin. Merangkul sebanyak orang sebanyak mungkin,” ujarnya.
Sekretaris DPD PSI Surabaya Yuga Pratisabda Widyawasta mengaku melihat perubahan antusiasme warga dibandingkan ketika dirinya mulai bergabung dengan PSI pada 2017.
“Dulu jangankan untuk mengundang anggota seperti ini, kita yang datang aja, kita aja enggak mau. Tapi sekarang orang berbondong-bondong datang ke kantor kami ini memang sebuah magnet,” kata Yuga, yang juga anggota Komisi B DPRD Surabaya.
Yuga mengatakan, fokus PSI Surabaya saat ini adalah memperkuat struktur organisasi dan menjaga soliditas kader. Menurut dia, konsolidasi menjadi langkah yang perlu dilakukan di tengah bertambahnya jumlah anggota.
“Yang penting kita sekarang ayo kerja, kerja dan instruksinya Bapak (Jokowi) dan Mas Ketum jelas, struktur-struktur kita penuhi. Tadi walaupun di Surabaya sudah penuh, kita sampai RW nanti,” ujarnya.
Di sisi lain, PSI Surabaya juga mempersiapkan agenda peringatan hari ulang tahun partai yang direncanakan berlangsung pada November mendatang. Mama Evi menyebut persiapan kegiatan tersebut melibatkan panitia dari tingkat pusat, DPW, dan DPD Surabaya.
Editor: Arif Ardliyanto