Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Pasar Tak Cukup Redam Inflasi, Pemprov Jatim Diminta Benahi Pasokan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran Gunung Arjuno Ganggu Air Bersih 2.500 KK, Pasokan Belum Normal

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:17 WIB
  • author Lukman Hakim
Kebakaran Gunung Arjuno Ganggu Air Bersih 2.500 KK, Pasokan Belum Normal
SIER menyalurkan 10.600 liter kapasitas tandon, warga Jatiarjo masih menunggu pipa normal. (Foto : istimewa).

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Kebakaran Gunung Arjuno berdampak pada kawasan hutan dan mengganggu pasokan air bersih bagi sekitar 2.500 kepala keluarga (KK) di Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. 

Hingga kini, distribusi air ke masyarakat belum sepenuhnya normal karena jaringan pipa dari sumber mata air di kawasan gunung masih dalam proses perbaikan.

Kerusakan jaringan pipa tersebut menyebabkan pasokan air bersih dari 11 sumber mata air yang mengalir ke Desa Jatiarjo sempat terputus total. Warga yang tersebar di tiga dusun, yakni Cowek, Tegal Kidul, dan Tonggowa, harus menghadapi keterbatasan akses air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Jatiarjo, MH Dardiri, mengatakan pasokan air kini mulai mengalir kembali setelah perbaikan jaringan pipa dilakukan. Namun, debit dan distribusinya belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat.

Pasokan air sempat terputus total akibat kebakaran karena pipa-pipa yang mengalirkan air dari sumber mata air di Gunung Arjuno terdampak. Saat ini air sudah mulai mengalir kembali seiring dengan perbaikan jaringan pipa, tetapi pasokannya belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. 

“Perbaikan masih terus dilakukan agar distribusi air dapat kembali normal,” kata Dardiri, Sabtu (31/10/2026).

Ketergantungan masyarakat terhadap sumber mata air Gunung Arjuno membuat dampak kerusakan jaringan pipa cukup dirasakan warga. Terlebih, upaya mencari sumber air alternatif melalui pembuatan sumur bor belum membuahkan hasil karena kondisi geografis wilayah tersebut.

Mayoritas warga Desa Jatiarjo berprofesi sebagai petani kopi. Ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas dan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses pemulihan, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menyalurkan dua unit tandon air berkapasitas masing-masing 5.300 liter. 

Bantuan tersebut disalurkan bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Wilayah Jawa Timur. 

Dua tandon tersebut ditempatkan di lingkungan Desa Jatiarjo dan Yayasan Madrasah Ibtidaiyah di Dusun Tegal Kidul. Keberadaan tandon diharapkan dapat menjadi tempat penampungan cadangan air bagi warga selama perbaikan jaringan distribusi berlangsung.

Direktur Kelembagaan PT SIER, Ahmad Fahrudin, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran Gunung Arjuno, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa air bersih.

“Melalui bantuan dua unit tandon air ini, kami berharap dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih, sekaligus menjadi bagian dari upaya pemulihan kondisi masyarakat pascakebakaran,” ujar Fahrudin.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut