Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pasokan Listrik Terdampak Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru Kembali Pulih
Advertisement . Scroll to see content

Dua Pendaki Muda Hilang di Gunung Semeru, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal

Minggu, 08 November 2026 | 06:30 WIB
  • author Siswanto
Dua Pendaki Muda Hilang di Gunung Semeru, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal
Dua pendaki Gunung Semeru berusia 19 tahun hilang di Lumajang. Motor sewaan ditemukan di ladang warga, tim SAR kerahkan drone thermal. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

LUMAJANG, iNewsSurabaya.id – Dua pendaki Gunung Semeru, Jawa Timur, dilaporkan hilang setelah tidak diketahui keberadaannya selama beberapa hari. Tim SAR gabungan kini dikerahkan untuk melakukan pencarian di kawasan Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. 

Kedua pendaki tersebut masing-masing berinisial BK (19) dan MWF (19). Keduanya diketahui berencana mendaki Gunung Semeru sejak 31 Oktober 2026. Namun, komunikasi dengan kedua pemuda tersebut terputus dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Laporan hilangnya dua pendaki itu diterima Kantor SAR Banyuwangi dari Kepala Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Ranu Pani, Arie, pada pukul 14.37 WIB.

Berdasarkan informasi awal, BK dan MWF terakhir kali dapat dihubungi pada 2 November 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah itu, keduanya tidak lagi merespons komunikasi.

Penelusuran yang dilakukan petugas menemukan sejumlah petunjuk terkait perjalanan kedua pendaki. Pada 4 November 2026, diketahui keduanya sempat menyewa sepeda motor di Terminal Lumajang untuk menuju kawasan Ranu Pani.

Pencarian kemudian dilakukan pada 5 November oleh pihak penyewa kendaraan bersama petugas RPTN Ranu Pani.

Hasilnya, pada 6 November 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, sepeda motor yang disewa kedua pendaki ditemukan di ladang milik warga di sekitar kawasan pendakian Gunung Semeru.

Temuan kendaraan tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim gabungan untuk menelusuri keberadaan BK dan MWF.

Dari penelusuran sementara, keduanya diduga melakukan pendakian tanpa melalui prosedur perizinan resmi sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor SAR Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah setelah menerima laporan orang hilang tersebut.

Pada pukul 14.55 WIB, Tim Rescue Pos SAR Jember diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan perkiraan waktu perjalanan sekitar 3 jam 26 menit.

Operasi pencarian melibatkan empat personel Tim Rescue Pos SAR Jember dan lima personel Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi.

Sejumlah unsur lain juga dilibatkan, di antaranya petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), kepolisian, BPBD Kabupaten Lumajang, serta masyarakat setempat.

Untuk mendukung pencarian di medan pegunungan, tim SAR membawa berbagai perlengkapan khusus. Di antaranya kendaraan operasional, drone thermal, peralatan mountaineering, perlengkapan jungle rescue, peralatan medis, hingga sarana evakuasi.

"Pada pukul 14.55 WIB, Tim Rescue Pos SAR Jember bergerak menuju lokasi kejadian dengan estimasi perjalanan sekitar 3 jam 26 menit," kata I Made Oka Astawa.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut