Gubes Unitomo: Industri Batik Punya Peluang Besar di Pasar Internasional

Ali Masduki
Prof. Slamet Riyadi. (Foto: Humas Unitomo)

Nilai ekspor industri fashion Indonesia sebelum pandemi global melanda beberapa tahun lalu sudah mencapai hampir 20 milyar US Dollar per tahun, atau senilai hampir 4% PDB Indonesia. 

Dari jumlah itu, nilai ekspor industri batik sebagai salah satu bahan baku produk pakaian jadi masih di bawah 100 juta US Dollar per tahun, tidak sampai 1% dari total nilai ekspor industri fashion. 

"Padahal Indonesia memiliki ratusan sentra industri batik, dengan hampir 40 ribu unit usaha yang menyerap hingga 200.000 tenaga kerja," ungkapnya.

Sebagai informasi, Slamet Riyadi resmi menjadi Gubes Unitomo Ke-19. Acara pengukuhan guru besar ke 19 Kampus Kebangsaan dan Kerakyatan ini dipimpin Rektor Unitomo, Siti Marwiyah, di Auditorium Ki H. Mohammad Saleh lantai 5 gedung F kampus Jl. Semolowaru Surabaya. 

Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah VII Jawa Timur Prof. Suprapto, DEA turut hadir dan menyerahkan langsung Surat Keputusan pengangkatan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ini sebagai guru besar.

Editor : Ali Masduki

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network