Lebih jauh, integrasi ini turut memperkuat fleksibilitas SIER dalam merespons dinamika pasar dan harapan pemangku kepentingan.
“Kami bisa menekan biaya operasional tanpa mengorbankan kualitas, sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai mitra industri yang andal dan transparan,” imbuhnya.
Direktur Utama PT SIER, Didik Prasetiyono, menegaskan bahwa capaian ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari misi besar perusahaan dalam membangun industri nasional berbasis keberlanjutan dan integritas.
“Kami percaya masa depan industri Indonesia harus dibangun di atas fondasi yang kuat, terintegrasi, dan sesuai standar internasional. Inilah bukti komitmen kami untuk terus berinovasi demi tata kelola yang bersih dan efisien,” tegas Didik.
Seremoni penyerahan sertifikasi berlangsung di Kantor Pusat BSI Group Indonesia, Talavera Tower, Jakarta Selatan. Sertifikat diserahkan langsung oleh Nolia Natalia kepada Didik Prasetiyono, dan disaksikan oleh jajaran pimpinan PT SIER, termasuk: Andi Panji Ariyanto, Kepala Divisi PHS dan Ketua Tim SMI, Haditya Yudha S., Kepala Unit K3 dan Wakil Ketua Tim SMI, dan Hafizh Rifky Nofaldi, Kepala Unit Pengawasan Lingkungan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
