Bukan Millennial, Tapi Guru SD Ini Sukses Bikin Game Edukatif Berbasis AI Saat Pelatihan di UMS

Yudha Prawira
Sebanyak 84 guru SD di Surabaya berhasil menciptakan 15 game edukatif berbasis AI dan coding usai pelatihan intensif di UM Surabaya. Bukti nyata guru non-IT bisa melek teknologi!Foto iNewsSurabaya/yudha

Pelatihan ini dirancang ramah pemula. Peserta tidak dituntut menguasai software kompleks. Bahkan, beberapa sesi latihan menggunakan media sederhana seperti kertas warna, papan tulis, hingga simulasi tanpa komputer.

Menurut Lukman Hakim, Kepala Lembaga Digitalisasi Teknologi Informasi (LDTI) UM Surabaya, pelatihan ini akan rutin digelar tiap semester dan diselaraskan dengan kalender akademik sekolah.

“Ini bagian dari langkah bersama untuk memperkuat transformasi digital sejak pendidikan dasar,” kata Lukman.

Salah satu peserta, Ahmad Nur Soleh, menciptakan aplikasi berbasis AI yang membantu siswa membedakan antara makanan cepat saji dan makanan alami. Tujuannya jelas: mendukung pemahaman gizi secara interaktif.

“Kami merasa tertantang, tapi juga sangat terbantu. Pelatihan ini membuka mata kami bahwa teknologi bisa menjadi teman dekat dalam mengajar,” ujar Ahmad.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program nasional Kemendikbudristek yang fokus pada penguatan literasi digital di lingkungan pendidikan dasar. Melalui metode belajar menyenangkan dan berbasis teknologi, pelatihan ini diharapkan mampu menginspirasi guru-guru di seluruh Indonesia untuk tidak takut pada teknologi.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network