Ingin Cetak Generasi Emas, Keluarga Stunting di Surabaya Terima Bantuan Makanan Bergizi secara Rutin
Penanggung Jawab Program Surabaya Menuju Zero Stunting DPC PDIP Surabaya, Khusnul Khotimah, menyebutkan angka stunting di Kota Surabaya terus menunjukkan tren penurunan.
Tercatat, Tahun 2021: 28,9 persen, Tahun 2022: 4,8 persen, Tahun 2023: 1,5 persen dan Tahun 2025: terpantau 308 balita stunting
Meski sudah mendekati nol persen, Khusnul menegaskan pemantauan harus terus dilakukan. “Kalau sekarang nol pun, enam bulan lagi bisa muncul kasus baru. Setiap kelahiran baru berpotensi mengalami gangguan tumbuh kembang. Karena itu harus terus diantisipasi,” jelasnya.
DPC PDIP Surabaya berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, partai politik, dan masyarakat dapat mempercepat target menuju Surabaya bebas stunting. Dengan begitu, tidak ada lagi anak yang kehilangan haknya untuk tumbuh sehat, cerdas, dan siap menjadi generasi penerus bangsa.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
