Breaking News! Sumenep Darurat Campak, Penderita Capai 2.035 Orang, 17 Meninggal Dunia

Lukman Hakim
Lonjakan Kasus Campak di Sumenep Jadi KLB, Pemprov Jatim Gerak Cepat Lakukan Imunisasi Massal. Foto iNewsSurabaya/tangkap layar

Khofifah menegaskan, keterlibatan daerah sekitar sangat penting agar penyebaran campak tidak meluas ke wilayah lain. “Bersamaan dengan pengamanan, kita langsung bergerak cepat memasifkan imunisasi terutama kepada anak-anak,” katanya.

Berdasarkan kajian epidemiologi, program ORI akan dilaksanakan di 26 puskesmas di Sumenep mulai 25 Agustus hingga 14 September 2025. Sasaran utama adalah anak usia 9 bulan hingga 6 tahun dengan pemberian satu dosis vaksin MR, tanpa memperhitungkan riwayat imunisasi sebelumnya.

Setelah ORI selesai, pemerintah akan melanjutkan dengan imunisasi kejar bagi anak-anak yang belum mendapatkan vaksin campak lengkap sesuai usianya.

Khofifah juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap bahaya campak. “Target ORI minimal 95 persen agar terbentuk herd immunity dan anak-anak terlindungi dari risiko komplikasi campak,” tegasnya.

Campak adalah penyakit menular yang disebabkan virus dan mudah menyebar melalui percikan ludah saat batuk atau bersin. Tingkat penularannya sangat tinggi dengan angka reproduksi (R0) 17–18, artinya satu penderita bisa menularkan ke 17–18 orang di sekitarnya.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network