Rekonstruksi Grahadi dan Sarpras Surabaya Habiskan Rp14,8 Miliar, Target Rampung Akhir 2025

Lukman Hakim
Aksi unjuk rasa anarkis pada 29–30 Agustus 2025 meninggalkan kerusakan parah pada Gedung Negara Grahadi serta berbagai sarana prasarana (sarpras) di Kota Surabaya. Foto iNewsSurabaya/lukman

Selain Grahadi, Pemkot Surabaya melaporkan terdapat 394 item sarpras yang rusak atau hilang akibat kericuhan. Kerugian itu mencakup kantor Polsek Tegalsari beserta bunker, 33 kamera CCTV, 23 pos polisi, 6 pos pantau BPBD, 5 motor dinas, serta berbagai fasilitas umum lain seperti barrier water, papan nama jalan, rambu lalu lintas, hingga lampu merah.

“Percepatan perbaikan sarpras sangat penting agar layanan publik kembali berjalan optimal pasca demo anarkis,” tegas Agus.

Gedung Negara Grahadi sendiri sudah berdiri sejak abad ke-18 dan menjadi salah satu simbol sejarah penting Jawa Timur. Pemugaran ini diharapkan tidak hanya memulihkan fungsi kantor pemerintahan, tetapi juga menjaga keaslian warisan budaya yang melekat pada bangunan tersebut.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network