SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah tantangan berat yang dihadapi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk menjaring mahasiswa baru, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya justru mampu tampil berbeda. Kampus Merah Putih ini berhasil mencatatkan capaian luar biasa dengan menarik lebih dari 3.200 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2025.
Keberhasilan ini bukan hasil kebetulan. Di baliknya ada strategi inovatif dan pendekatan kolaboratif yang digagas Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT., CLA., CISA, sekaligus Ketua PKKMB Untag Surabaya. Melalui berbagai eksperimen dan ide segar, ia membuktikan bahwa promosi kampus tidak cukup hanya dengan brosur atau iklan, tetapi harus lewat pengalaman langsung yang membentuk karakter calon mahasiswa.
Puncak dari inovasi tersebut terlihat dalam Untag Surabaya Expo 2025, yang digelar Sabtu (4/10/2025) sebagai penutup resmi rangkaian PKKMB 2024–2025. Dengan mengusung tema “Kreativitas Lokal, Semangat Nasional”, kegiatan ini memadukan unsur budaya lokal dengan semangat modernitas, menggambarkan karakter mahasiswa Untag yang nasionalis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurut Supangat, keberhasilan penyelenggaraan PKKMB dua tahun berturut-turut merupakan hasil sinergi kuat antara kampus dan dunia industri. “Setelah tahun 2024 kami berkolaborasi dengan Kencana, ahlinya baja ringan, tahun ini kami menggandeng Nescafe sebagai sponsor utama,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut bukan hanya soal pendanaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa Untag Surabaya memiliki jejaring luas dan dipercaya oleh sektor industri. Hal ini sejalan dengan misi Kampus Merah Putih untuk menjembatani dunia pendidikan dan dunia kerja secara berkelanjutan.
Supangat juga menekankan pentingnya kepemimpinan dalam membangun kepercayaan dan kolaborasi di lingkungan kampus.
“Leader itu bukan soal posisi, tapi soal tanggung jawab dan dampak,” ujarnya tegas.
Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang berani mengambil langkah pertama dan menumbuhkan kepercayaan dalam tim. “Ketika trust sudah terbentuk, promosi itu tinggal soal waktu,” tambahnya.
Pendekatan humanis dan inspiratif inilah yang membuat Supangat menjadi figur penting dalam mendorong inovasi kampus dan memperkuat kultur kolaboratif di Untag Surabaya.
Keterlibatan dunia industri dalam kegiatan kampus juga disambut positif. Manajer Nescafe Jawa Timur, Andi Brata, menyampaikan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari Untag Surabaya Expo 2025.
“Saya merasa bangga bisa hadir di tengah-tengah mahasiswa baru Untag Surabaya. Kampus adalah tempat belajar, membangun relasi, juga tempat gagal dan bangkit lagi. Nescafe hadir untuk menemani semangat baru kalian semua,” ungkapnya.
Acara puncak ini dihadiri 3.200 mahasiswa baru angkatan 2025, serta diikuti oleh dosen, alumni, dan sivitas akademika Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya.
Kemeriahan malam penutupan semakin terasa dengan penampilan band Juicy Luicy yang menambah semangat dan keceriaan ribuan mahasiswa di Kampus Merah Putih.
Melalui berbagai terobosan di bidang promosi, kegiatan kemahasiswaan, dan kemitraan industri, Untag Surabaya membuktikan diri sebagai PTS yang tidak hanya bertahan, tetapi terus berkembang dan berinovasi.
Untag Surabaya berhasil menciptakan ekosistem kampus yang kreatif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat citra Kampus Merah Putih sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin berkembang dan berdaya saing global.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
