Anak Muda Respon Program Dana Kreatif Rp5 Juta, Anggota Cak & Ning Surabaya Ini Bilang Begini

Arif Ardliyanto
Program dana kreatif Rp5 juta dari Pemkot Surabaya disambut antusias anak muda. Mereka siap berinovasi dan menjadi motor perubahan kota menuju masa depan yang lebih mandiri dan kreatif. Foto iNewsSurabaya/ist

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Semangat anak muda Surabaya kian berkobar setelah Pemerintah Kota (Pemkot) meluncurkan program pembiayaan kreatif Rp5 juta bagi generasi muda di setiap Rukun Warga (RW). Program ini menjadi angin segar bagi mereka yang ingin mengembangkan ide dan usaha di era digital.

Rizky Andranata Prasetya Adi, tokoh pemuda sekaligus anggota Cak & Ning Surabaya 2019, menilai langkah Pemkot sebagai dorongan nyata agar anak muda tidak hanya bermimpi, tapi juga berani mewujudkannya.

“Kami sangat senang dengan kebijakan ini. Pemkot memberikan ruang bagi kami untuk berkembang, berinovasi, dan menciptakan perubahan. Anak muda Surabaya pasti bisa melangkah lebih maju,” ujar Rizky dengan penuh semangat.

Tak hanya bicara, Rizky sudah menyiapkan langkah nyata. Ia ingin mendorong komunitas muda di sekitar tempat tinggalnya untuk memanfaatkan dana tersebut dalam kegiatan sosial dan wirausaha kreatif.

“Jangan batasi tantanganmu, tapi tantanglah batasanmu. Dari kekurangan justru lahir kekuatan baru. Inilah saatnya kita berubah, belajar, dan memperbaiki diri,” tambahnya.

Dalam tujuh hingga delapan bulan terakhir, Pemkot Surabaya aktif menyapa ribuan anak muda di 153 kelurahan, mendengarkan langsung aspirasi dan ide-ide mereka. Dari dialog ini, lahirlah kesadaran bahwa anak muda bukan sekadar penonton pembangunan, tapi motor penggerak perubahan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, tahun 2026 akan menjadi momentum besar bagi pemberdayaan pemuda. Lewat alokasi dana Rp5 juta per RW, Pemkot ingin menciptakan ruang kolaborasi yang konkret bagi anak muda di setiap lingkungan.

“Terbentur, terbentur, terbentuk. Setiap kegagalan bukan akhir, tapi bagian dari proses menuju kedewasaan dan kepemimpinan yang matang,” ujar Eri Cahyadi.

Program ini diharapkan tak hanya memunculkan wirausaha baru, tapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial dan solidaritas antar pemuda. Dengan dukungan pemerintah dan komunitas, Surabaya bergerak menuju masa depan yang lebih kreatif, mandiri, dan inklusif.

Generasi muda kini punya kesempatan untuk membuktikan bahwa perubahan bisa dimulai dari lingkungan sendiri — dari lorong-lorong kampung hingga pusat kota.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network