Pesantren di Surabaya Diajarkan Peka Terhadap Bencana, Santri Dilatih Hadapi Situasi Darurat

Arif Ardliyanto
Program Pesantren Tangguh Bencana digelar BPBD Surabaya. Santri dibekali pelatihan kesiapsiagaan dan simulasi penanganan darurat. Foto iNewsSurabaya/ist

Selain teori, para santri diajak mengikuti simulasi penanganan bencana yang menjadi momen paling ditunggu. Dalam simulasi ini, mereka dilatih melakukan evakuasi, menggunakan alat pemadam, hingga teknik dasar pertolongan darurat. Suasana serius terlihat ketika para santri mencoba mempraktikkan apa yang baru saja dipelajari.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para santri. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan bencana secara komprehensif.

Beberapa santri menyebut pelatihan ini membuka wawasan bahwa kesiapsiagaan bukan hanya urusan aparat pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat termasuk pesantren.

BPBD Surabaya berharap program ini menjadi langkah awal untuk menciptakan pesantren yang lebih aman dan tangguh, sekaligus menumbuhkan budaya kesiapsiagaan bagi generasi muda.

Dengan kehadiran Pesantren Tangguh Bencana, lingkungan pesantren di Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang aman yang siap menghadapi situasi darurat kapan pun terjadi.

 

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network