Nabil menegaskan, periode 2026–2030 akan diarahkan pada penguatan ekosistem pembinaan, peningkatan prestasi atlet, serta modernisasi organisasi agar lebih adaptif terhadap tantangan zaman.
“Kami ingin menciptakan ekosistem olahraga yang modern, profesional, dan berkelanjutan. Bukan hanya mengejar podium, tetapi memastikan pembinaan dari akar rumput hingga elite berjalan konsisten. Sesuai moto kita: Jawa Timur untuk Indonesia,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nabil juga menekankan bahwa kolaborasi akan menjadi fondasi utama. Sinergi antara pemerintah daerah (Forkopimda), KONI kabupaten/kota, cabang olahraga, hingga komunitas dinilai penting untuk mempertahankan Jawa Timur sebagai barometer olahraga nasional.
“Jika semua bergerak dalam visi yang sama, Jawa Timur bisa terus menjadi provinsi dengan prestasi paling stabil,” tegasnya.
Dengan kembali terpilihnya Muhammad Nabil secara aklamasi, KONI Jawa Timur memasuki babak baru dengan harapan besar terhadap keberlanjutan pembinaan atlet, profesionalisasi organisasi, serta persiapan menuju berbagai agenda olahraga nasional dan internasional pada masa mendatang.
Para pemangku kepentingan kini menaruh ekspektasi terhadap konsistensi program dan munculnya talenta baru yang bisa mengharumkan nama Jawa Timur maupun Indonesia.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
