Langkah tersebut diwujudkan melalui peningkatan layanan, interaksi langsung dengan konsumen, hingga penyediaan kanal komunikasi yang lebih ramah pengguna.
Dari sisi produk, rebranding membuka peluang bagi La Tulipe untuk menyentuh pasar yang lebih luas. Tidak hanya pengguna setia yang sudah mengenal La Tulipe sejak lama, tetapi juga generasi muda yang mulai mencari brand lokal dengan kualitas premium.
Product Development Executive, Grace Tanudirjo, mengungkapkan: “Kami ingin La Tulipe diterima oleh semua kalangan—baik perempuan maupun pria, dari pengguna baru hingga loyalists. Kami siapkan produk-produk terbaru dengan formula lebih baik dan kemasan yang lebih menarik,” katanya.
Selama lima hari penyelenggaraan, “La Tulipe New Era” menghadirkan beragam aktivitas interaktif seperti talkshow kecantikan, beauty class, makeup showcase, wellness session, hingga photospot yang menjadi favorit pengunjung. Semua dirancang untuk memberi pengalaman kecantikan yang lebih personal dan menyenangkan.
Pengunjung juga dapat mencoba langsung rangkaian produk terbaru serta mendapatkan edukasi langsung dari para ahli di bidang kecantikan dan kesehatan kulit.
Di tengah pembaruan besar-besaran ini, La Tulipe tetap menegaskan komitmennya pada kualitas dan keamanan. Setiap produk dirancang oleh tenaga ahli untuk memastikan risiko alergi tetap minimal, sehingga dapat digunakan oleh perempuan Indonesia dari berbagai rentang usia.
Penutupan rangkaian rebranding nasional di Surabaya menjadi momentum penting bagi La Tulipe untuk memperkuat posisinya sebagai brand kosmetik lokal yang terus berinovasi. Dengan wajah baru, strategi baru, dan pendekatan yang lebih humanis, La Tulipe melangkah memasuki era baru yang lebih dekat dengan kebutuhan konsumennya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
