Penjaga sekolah menjadi orang pertama yang menyadari kejadian tersebut setelah melihat asap dan api keluar dari gudang. Warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlanjur sulit dikendalikan sehingga bantuan pemadam kebakaran segera diminta.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, pihak sekolah harus menanggung kerugian materiil akibat sejumlah perlengkapan yang tersimpan di gudang hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp5 juta.
“Untuk penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan,” tambah Ronaldo.
Pasca kejadian, petugas mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian manusia. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, memastikan peralatan listrik aman dan sesuai standar, serta menghindari pembakaran sampah di lahan terbuka tanpa pengawasan.
Masyarakat juga diingatkan agar segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar, sehingga api dapat cepat ditangani dan tidak meluas ke bangunan lain.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
