SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harapan baru mulai tumbuh bagi ribuan siswa prasejahtera dan penyandang disabilitas di Jawa Timur. Program beasiswa pendidikan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur resmi digulirkan, dengan pengawalan ketat dari DPRD Jawa Timur agar bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang paling membutuhkan.
Komisi E DPRD Jawa Timur yang membidangi kesejahteraan rakyat memastikan tidak akan lepas tangan dalam mengawasi penyaluran beasiswa tersebut. Pengawasan dilakukan sejak tahap perencanaan hingga distribusi, guna mencegah salah sasaran dan memastikan transparansi.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, menyebut program beasiswa ini sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam membuka akses pendidikan yang lebih adil. Anggaran beasiswa dialokasikan melalui Perubahan APBD (PAPBD) Jawa Timur Tahun Anggaran 2025, dengan sasaran utama siswa dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas.
Menurut Puguh, keterlibatan DPRD menjadi krusial agar kebijakan yang telah disusun tidak hanya berhenti di atas kertas. Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama untuk memutus rantai kemiskinan dan menekan kesenjangan sosial yang masih terjadi di berbagai daerah.
“Beasiswa ini bukan sekadar bantuan biaya sekolah, tetapi bentuk jaminan agar anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa rasa khawatir,” ujar Puguh saat diwawancarai RRI Surabaya, Minggu (4/1/2026).
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
