Ia juga menilai kesiapan ekosistem pendidikan, dukungan terhadap pengembangan industri manufaktur, serta potensi ekspor Jatim sebagai fondasi kuat untuk mempererat kemitraan jangka panjang yang saling menguntungkan.
“Kami melihat Jatim memiliki komitmen kuat dalam pengembangan pendidikan dan SDM. Tiongkok terbuka untuk memperluas kerja sama, baik melalui beasiswa, pelatihan, maupun kolaborasi di bidang manufaktur dan perdagangan,” pungkas Ye Su.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
