Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan DPRD Jawa Timur terus mendorong agar industri migas tidak hanya menguntungkan perusahaan dan pemerintah pusat, tetapi juga menghadirkan manfaat konkret bagi warga Madura. Mulai dari perbaikan layanan publik, pembangunan sarana umum, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah eksplorasi.
“Kami ingin menghapus stigma bahwa Madura hanya menjadi wilayah eksplorasi tanpa manfaat signifikan bagi masyarakatnya. Kekayaan alam ini harus kembali ke rakyat, bukan justru mengalir keluar daerah,” tegas Harisandi.
DPRD Jatim berharap pengelolaan migas ke depan lebih berpihak pada daerah penghasil, sehingga keberadaan industri migas benar-benar dirasakan sebagai berkah, bukan sekadar aktivitas industri yang meninggalkan jarak dengan masyarakat lokal.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
