Banyak Mahasiswa PTS Terancam DO, Skema Penerima Beasiswa Pemkot Bertambah dari PTN ke Swasta

Arif Ardliyanto
Fakta mahasiswa PTS kesulitan biaya mendorong Pemkot Surabaya mengubah skema beasiswa agar lebih adil dan menjangkau semua warga. Foto Surabaya.iNews.id/arif

Dukungan terhadap kebijakan ini datang dari kalangan perguruan tinggi. Wakil Rektor II Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat, Ph.D, menilai program beasiswa Pemkot sangat dibutuhkan. Ia menyebut angka mahasiswa yang berhenti kuliah karena keterbatasan biaya di PTS cukup memprihatinkan.

“Banyak mahasiswa kami yang DO murni karena faktor ekonomi. Program ini menjadi harapan besar agar mereka bisa melanjutkan kuliah,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Universitas Wijaya Putra (UWP), Surya Priyambudi. Ia menilai beasiswa ini akan memompa semangat mahasiswa yang selama ini aktif terlibat dalam riset dan pengabdian masyarakat.

Pemkot Surabaya sendiri menargetkan percepatan realisasi program ini dengan pendataan kampus mitra rampung pada Januari 2026. Beasiswa akan diatur dalam Peraturan Wali Kota terbaru sebagai penyempurnaan regulasi sebelumnya. Saat ini, Pemkot telah menjalin kerja sama dengan 27 perguruan tinggi.

Melalui program ini, Pemkot menyiapkan kuota sekitar 24 ribu mahasiswa, terdiri dari 18 ribu mahasiswa PTN dan 6 ribu mahasiswa PTS. Prioritas diberikan kepada mahasiswa ber-KTP Surabaya dari keluarga miskin dan pra miskin, mahasiswa berprestasi, serta yatim piatu.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network