Pernah Cetak Evan Dimas, SSB Mitra Surabaya Bangun Generasi Sepak Bola Muda Lebih Profesional

Saiful Arif
SSB Mitra Surabaya mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini melalui sistem pembinaan berjenjang yang menekankan teknik, mental, dan karakter pemain. Foto Surabaya.iNews.id/alup

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Dari lapangan latihan sederhana di Kota Pahlawan, Sekolah Sepak Bola (SSB) Mitra Surabaya terus menyalakan mimpi ratusan anak untuk menapaki dunia sepak bola profesional. SSB yang pernah menjadi tempat awal perjalanan karier Evan Dimas Darmono, mantan kapten Timnas Indonesia, serta Rendi Irawan, gelandang Persebaya Surabaya, ini kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu pusat pembinaan sepak bola usia dini dan remaja yang konsisten dan berkelanjutan.

Tidak sekadar melatih tendangan dan fisik, SSB Mitra Surabaya membangun pemain dari fondasi paling dasar. Program pembinaan disusun berjenjang mulai dari kelompok usia U-11 hingga U-18, dengan materi latihan yang disesuaikan tahap perkembangan anak. Setiap fase dirancang untuk memastikan pemain tumbuh secara seimbang, baik dari sisi teknik, mental, maupun pemahaman permainan.

Fokus utama pembinaan diarahkan pada penguatan teknik dasar sepak bola. Anak-anak dibiasakan menguasai kontrol bola, passing, dan dribbling sebelum dikenalkan pada konsep posisi serta kerja sama tim. Pendekatan ini diyakini menjadi kunci lahirnya pemain yang matang dan siap bersaing saat memasuki usia kompetitif.


SSB Mitra Surabaya mengembangkan bakat sepak bola sejak usia dini melalui sistem pembinaan berjenjang yang menekankan teknik, mental, dan karakter pemain. Foto Surabaya.iNews.id/alup

Pelatih SSB Mitra Surabaya, Regi Raditya, mantan gelandang bertipe destroyer Persibo Bojonegoro, menegaskan bahwa pembinaan usia dini tidak boleh instan. Menurutnya, kualitas pemain masa depan ditentukan dari proses panjang yang dimulai sejak usia paling awal.

“Teknik dasar adalah pondasi utama. Jika anak-anak dibina dengan benar sejak U-11, saat masuk usia kompetisi mereka sudah siap, baik secara teknik maupun mental,” ujar Regi.

Pada kelompok U-11 hingga U-13, latihan difokuskan pada pengenalan teknik dasar, koordinasi gerak, dan menumbuhkan kecintaan terhadap sepak bola. Memasuki usia U-14 dan U-15, pemain mulai diarahkan pada penyempurnaan teknik, pemahaman posisi bermain, serta kerja sama tim yang lebih terstruktur.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network