SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif membuat sekolah menengah kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga membekali siswa dengan mental, karakter, dan pengalaman kerja nyata. Kesadaran inilah yang mendorong SMK IPIEMS Surabaya memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan dunia industri sejak dini.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan parenting bagi orang tua siswa kelas XI, sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk menyamakan persepsi tentang dunia kerja yang akan dihadapi siswa setelah lulus.
Dalam suasana dialogis, jajaran manajemen SMK IPIEMS bersama perwakilan industri mitra memaparkan secara terbuka tujuan PKL, mekanisme pelaksanaan, hingga ekspektasi industri terhadap sikap dan etos kerja siswa. Para orang tua pun diajak memahami bahwa PKL adalah fase penting pembentukan karakter, bukan sekadar pemenuhan kewajiban kurikulum.
Kepala SMK IPIEMS Surabaya, Akhmad Fauzi, menegaskan bahwa keberhasilan PKL tidak hanya ditentukan oleh sekolah dan industri, tetapi juga oleh dukungan keluarga di rumah.
“PKL adalah proses pembelajaran kehidupan kerja yang sesungguhnya. Kesiapan mental, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa harus dibangun bersama. Karena itu, keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci,” ujar Akhmad Fauzi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
