Teknologi ini meminimalkan cedera jaringan karena tidak lagi memerlukan pemasangan paku pada tulang seperti metode lama, sehingga rasa nyeri jauh lebih berkurang.
Prosedur di Siloam Hospitals Surabaya dimulai dengan pemindaian CT scan 3D yang datanya kemudian diolah oleh kecerdasan buatan untuk menentukan posisi implan yang paling optimal.
Sebagai sistem yang sepenuhnya otomatis di bawah supervisi dokter, lengan robot melakukan pemotongan tulang secara akurat dan memiliki sistem pengaman yang sangat sensitif.
Keunggulan ini membuat masa rawat inap pasien di Siloam Hospitals Surabaya menjadi jauh lebih singkat, yakni hanya sekitar tiga hingga empat hari, atau setengah dari waktu pemulihan prosedur biasa.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
