SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tangan anak-anak sekolah dasar, gawai dan internet bisa menjadi dua sisi mata uang: sarana belajar yang membuka cakrawala, atau justru pintu risiko jika tak dipahami dengan baik. Kesadaran inilah yang mendorong PT Pertamina (Persero) turun langsung ke sekolah-sekolah dasar di Kota Surabaya untuk menanamkan literasi digital sejak dini melalui program ICT Goes to School.
Program ini menyasar siswa kelas IV hingga VI di sejumlah sekolah, di antaranya SDN Kandangan II dan SD Kandangan III Surabaya. Tak sekadar seremonial, kegiatan ini melibatkan langsung Perwira Pertamina Group dari fungsi Information, Communication & Technology (ICT), mulai level manajerial hingga jajaran Direksi. Mereka hadir untuk berbagi pengetahuan tentang cara memanfaatkan teknologi secara aman, bijak, dan produktif, sesuai usia anak-anak.
Di tengah suasana kelas yang penuh keceriaan, siswa diajak memahami bahwa teknologi bukan sekadar alat hiburan. Senior Vice President Enterprise Information Technology Pertamina (Persero), Yoke Susatyo, menegaskan bahwa esensi transformasi digital sejatinya terletak pada dampaknya bagi manusia.
“Keberhasilan teknologi tidak hanya diukur dari kecanggihan sistem, tetapi dari seberapa besar manfaat positif yang dirasakan manusia. Melalui ICT Goes to School, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa teknologi harus digunakan untuk kebaikan dan secara bertanggung jawab,” ujar Yoke.
Program ICT Goes to School Pertamina hadir di sekolah dasar Surabaya untuk mengenalkan pemanfaatan teknologi digital yang aman, bijak, dan produktif. Foto Surabaya.iNews.id/arif
Menurutnya, edukasi ini juga menjadi sarana menumbuhkan empati dan kepedulian sosial Perwira Pertamina agar terus memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.
Materi literasi digital disampaikan dengan pendekatan yang ramah anak dan interaktif. Ada tiga fokus utama yang dikenalkan kepada para siswa. Pertama, pemanfaatan teknologi untuk menunjang proses belajar dan pengembangan diri. Kedua, pentingnya keamanan informasi dan perlindungan data pribadi. Ketiga, pengenalan kreativitas serta peluang karier di dunia digital. Agar mudah dipahami, materi dikemas melalui permainan edukatif, diskusi ringan, hingga hadiah menarik yang membuat suasana belajar terasa menyenangkan.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Di SDN Kandangan II Surabaya, acara diikuti oleh 190 siswa kelas IV hingga VI bersama Kepala Sekolah Hima Kurniawan Arip Piyanto, S.Pd. Sementara di SD Kandangan III, sebanyak 164 siswa kelas V dan VI ikut terlibat aktif bersama Kepala Sekolah Nunuk Wijayanti, S.Pd.SD.
Salah satu peserta, Zulfatan Ibrahim Aufaraman, siswa kelas VI SDN Kandangan III, mengaku senang bisa belajar langsung dari para profesional di bidang teknologi.
“Saya senang sekali bisa belajar tentang teknologi dan cara menggunakannya dengan aman. Materinya mudah dipahami dan seru karena bisa sambil bermain,” katanya dengan wajah sumringah.
Dari sisi sekolah, program ini mendapat apresiasi tinggi. Kepala SDN Kandangan II, Hima Kurniawan Arip Piyanto, menilai ICT Goes to School memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa.
“Program ini sangat bermanfaat untuk membekali anak-anak kami menghadapi dunia digital. Penyampaiannya menyenangkan dan mudah dipahami. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa keterlibatan langsung Perwira Pertamina merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
“ICT Goes to School adalah wujud budaya keberlanjutan Pertamina, khususnya pada aspek sosial dan tata kelola. Kami ingin membangun hubungan jangka panjang dengan dunia pendidikan melalui aksi nyata,” jelasnya.
Melalui program ini, Pertamina berharap dapat berkontribusi mencetak generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran etika, keamanan, dan tanggung jawab dalam dunia digital. Upaya ini sekaligus menegaskan peran Pertamina sebagai perusahaan yang tumbuh bersama masyarakat, dengan menjadikan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
