PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) mengucurkan anggaran fantastis lebih dari Rp53 miliar untuk memperkuat layanan rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).
Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan gedung baru Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras (UPT RSBL) di Pasuruan dan Kediri yang diresmikan langsung oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Rabu (21/1/2026).
Pembangunan gedung baru ini menjadi solusi strategis mengingat lokasi lama UPT RSBL kerap terdampak banjir yang menghambat pelayanan. Khofifah menegaskan, anggaran puluhan miliar ini adalah wujud nyata upaya Pemprov Jatim dalam "memanusiakan manusia".
"UPT RSBL ini adalah bentuk perhatian kita terhadap ODGJ. Insya Allah, kalau kita memuliakan yang ada di bumi, kita akan dimuliakan yang di langit," ujar Khofifah saat meninjau fasilitas baru tersebut.
Berdasarkan data teknis, pembangunan dua fasilitas rehabilitasi sosial ini dilakukan secara bertahap. Rinciannya, UPT RSBL Pasuruan (Anggaran 2024), menyerap dana sebesar Rp30,8 miliar. Berdiri di atas lahan 3 hektare, fasilitas ini mampu menampung 305 penerima manfaat dengan kategori gangguan berat hingga ringan.
UPT RSBL Kediri (Anggaran 2025), menyerap dana sebesar Rp22,27 miliar. Dibangun di atas lahan 2,7 hektare, gedung ini dirancang untuk melayani 300 penerima manfaat.
Meski didukung dengan fasilitas fisik yang megah dan anggaran besar, Khofifah mengingatkan bahwa kunci keberhasilan rehabilitasi tetap berada pada ketulusan para petugas. Menurutnya, menangani ODGJ bukan sekadar pekerjaan teknis, melainkan interaksi hati.
"Kerja luar biasa tanpa keikhlasan itu merugi. Pekerjaan ini tidak ringan, bukan sekadar mendisiplinkan, tapi bagaimana memastikan penerima manfaat menjadi sehat dan terus sehat," tegas Khofifah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
