Wacana Pilkada Tidak Langsung Dinilai Efisien dan Minim Polarisasi

Lukman Hakim
Diskusi bertajuk “Ke Mana Arah Pilkada: Membaca Ulang Desain Demokrasi Lokal” di Surabaya. Foto : Surabaya.iNews.id/Lukman Hakim.

​Pakar Kebijakan Publik Universitas Airlangga (Unair), Prof. Falih Suaedi, memberikan pandangan lebih makro dengan mengaitkan demokrasi dengan kapasitas ekonomi negara. Ia merujuk pada model Korea Selatan di mana stabilitas demokrasi sangat bergantung pada tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya.

​“Demokrasi membutuhkan fondasi ekonomi agar tidak mudah dibajak oleh kepentingan sempit. Tantangan kita bukan sekadar memilih sistem langsung atau tidak langsung, melainkan bagaimana sistem tersebut mampu menghasilkan kebijakan publik yang rasional dan berpihak pada rakyat,” tegas Prof. Falih.



Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network