GRESIK, iNewsSurabaya.id – Setiap sore, lapangan di Desa Bandut, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, tak lagi sepi. Suara tawa anak-anak, teriakan penyemangat, dan bunyi sepatu yang menendang bola menjadi pemandangan rutin. Di sanalah Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Sumur Gede Putra tumbuh sebagai ruang harapan baru bagi generasi muda.
Di tengah derasnya arus gawai dan permainan digital, kehadiran SSB Putra Sumur Gede Putra menjadi oase bagi anak-anak desa. Mereka tak sekadar belajar menggiring dan menendang bola, tetapi juga ditempa untuk memahami arti disiplin, kerja sama, dan sportivitas.
Sugeng, salah satu pelatih, menuturkan bahwa SSB ini lahir dari keresahan sekaligus kepedulian terhadap potensi anak-anak di Desa Bandut.
“Kami ingin anak-anak punya tempat yang benar untuk belajar sepak bola. Bukan hanya soal menang atau kalah, tapi bagaimana mereka belajar menghargai proses, menghormati teman, dan punya mental yang kuat,” ujar Sugeng.
SSB Putra Sumur Gede Putra menjadi harapan baru pembinaan sepak bola usia dini di Menganti, Gresik, dengan dukungan pelatih dan orang tua. Foto Surabaya.iNews.id/alup
Menurutnya, minat sepak bola di Menganti cukup tinggi. Banyak anak yang gemar bermain di lapangan desa, namun belum mendapatkan pembinaan terarah. Dari situlah SSB Putra Sumur Gede Putra hadir, menawarkan latihan rutin dengan pendekatan teknik dasar yang sistematis.
Pelatih lainnya, Nafik, menekankan pentingnya pembinaan sepak bola usia dini sebagai pondasi masa depan atlet.
“Usia dini adalah masa emas. Kami fokus pada teknik dasar seperti passing, kontrol bola, dan positioning. Tapi yang lebih penting, kami ingin menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap sepak bola sejak awal,” kata Nafik.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
