Baginya, menciptakan pemain hebat tak bisa instan. Dibutuhkan kesabaran, konsistensi, dan dukungan lingkungan.
Semangat itu juga dirasakan Fahmi, pelatih yang melihat langsung perkembangan anak-anak setiap pekan. Ia menilai antusiasme para siswa dan dukungan orang tua menjadi kekuatan utama SSB ini.
“Anak-anak selalu datang dengan semangat. Orang tua juga aktif mendukung, bahkan ikut menyaksikan latihan. Ini energi positif yang membuat kami yakin SSB Putra Sumur Gede Putra bisa berkembang lebih besar,” tutur Fahmi.
Lebih dari sekadar tempat latihan, SSB Putra Sumur Gede Putra perlahan menjadi pusat aktivitas sosial warga. Lapangan desa berubah menjadi ruang kebersamaan, tempat orang tua saling menyapa dan anak-anak belajar arti kebersamaan.
Dengan dukungan masyarakat Menganti, SSB Putra Sumur Gede Putra diharapkan menjadi pondasi kuat pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Gresik. Bukan tidak mungkin, dari lapangan sederhana di Desa Bandut ini kelak lahir talenta-talenta yang membawa nama daerah ke level yang lebih tinggi.
Bagi anak-anak Desa Bandut, setiap tendangan bukan sekadar mengejar bola, tetapi juga mengejar mimpi.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
