Tragis! Ibu dan Anak Ditemukan Tewas di Bangunan Kosong Eks Asrama Polisi Jombang, Ini Faktanya

Zainul Arifin
Penemuan ibu dan anak meninggal di Desa Rejoagung, Ploso, Jombang bikin warga syok. Polisi temukan barang bukti penting dan selidiki penyebab kematian. (Foto: Istimewa).

JOMBANG, iNewsSurabaya.id – Suasana siang di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, mendadak heboh. Warga dikejutkan dengan penemuan dua jasad perempuan di area bekas gedung asrama polisi, Rabu (siang) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kedua korban diduga merupakan ibu dan anak. Penemuan ini bermula dari kecurigaan warga terhadap sepeda motor yang terparkir tanpa pemilik selama dua hari berturut-turut di lokasi yang dikenal sepi tersebut.

Menurut keterangan warga, kendaraan roda dua itu tidak berpindah sejak awal pekan. Karena merasa ada yang tidak beres, beberapa warga akhirnya mendekat dan memeriksa area sekitar bangunan kosong tersebut.

Betapa terkejutnya mereka ketika menemukan dua tubuh perempuan dalam kondisi mengenaskan. Keduanya ditemukan tanpa busana dan mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh.

Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada perangkat desa yang diteruskan ke pihak kepolisian. Tak lama berselang, aparat dari Polres Jombang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatreskrim Polres Jombang, Dimas Robin Alexander, membenarkan adanya penemuan dua jasad perempuan tersebut.

“Sekitar pukul 14.00 WIB kami menerima laporan penemuan dua mayat, satu perempuan dewasa dan satu anak perempuan. Saat ini keduanya sudah dibawa ke rumah sakit untuk proses autopsi,” ujarnya di lokasi kejadian.

Dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang mengarah pada dugaan peristiwa tidak wajar. Salah satunya adalah botol yang diduga berisi bahan bakar minyak (BBM).

“Di lokasi kami menemukan beberapa barang bukti, termasuk botol yang diduga berisi BBM,” jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan awal secara visual, kedua korban mengalami luka bakar yang menyebabkan kulit mengelupas. Namun, kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti kematian karena kondisi jenazah sudah menunjukkan tanda lebam mayat.

“Secara kasat mata ada bagian tubuh yang terbakar dan kulit mengelupas. Untuk luka lain belum dapat dipastikan karena sudah ada tanda-tanda pembusukan. Dugaan sementara korban meninggal lebih dari 24 jam,” tegasnya.

Saat ini, kedua jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah untuk menjalani autopsi oleh tim dokter forensik. Hasil pemeriksaan medis akan menjadi kunci untuk memastikan apakah peristiwa ini merupakan tindak pidana pembunuhan atau sebab lain.

Hingga sore hari, garis polisi masih terpasang di sekitar lokasi. Warga tampak berkerumun dari kejauhan, sebagian mengaku tidak menyangka bangunan lama yang jarang digunakan itu menjadi lokasi penemuan tragis.

Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif pihak kepolisian. Aparat juga tengah menelusuri identitas korban serta hubungan keduanya.

Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga perempuan dewasa maupun anak-anak dalam dua hari terakhir untuk segera melapor ke Polres Jombang.

Perkembangan kasus penemuan dua mayat ibu dan anak di Jombang ini akan terus diperbarui setelah hasil autopsi resmi keluar.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network