Sebagai bagian dari strategi pengamanan pasokan energi, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga menerapkan metode RAE (Regular, Alternative, dan Emergency) dalam pengelolaan rantai pasok. Metode ini menjadi langkah mitigasi untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan meski menghadapi potensi gangguan.
Melalui pendekatan tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai skenario distribusi alternatif hingga langkah darurat jika terjadi kondisi tertentu. Seluruh proses juga dilakukan dengan tetap memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset perusahaan, serta kelangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko.
Tak hanya itu, menjelang puncak arus mudik Lebaran, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga akan menggelar Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret mendatang.
Satgas ini bertugas memastikan kesiapan infrastruktur energi, ketersediaan pasokan BBM, serta layanan bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat tajam.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.
“Masyarakat tidak perlu panik. BBM tersedia dan distribusi berjalan normal, sehingga pembelian cukup dilakukan sesuai kebutuhan,” ucapnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
