BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas penyeberangan dari Pulau Jawa menuju Bali mulai menunjukkan peningkatan tajam. Pada H-7 Lebaran, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, tampak mengular hingga beberapa kilometer, Sabtu (14/3/2026).
Sejak pagi hari, arus kendaraan yang mengarah ke jalur penyeberangan Jawa–Bali mulai dipadati berbagai jenis kendaraan. Mulai dari mobil pribadi, bus antar kota, hingga truk logistik terlihat memadati akses menuju pelabuhan.
Kepadatan tak hanya terjadi di sekitar Pelabuhan Ketapang, yang selama ini dikenal sebagai gerbang utama penyeberangan menuju Bali. Jalur menuju Pelabuhan Tanjung Wangi juga mengalami perlambatan akibat meningkatnya volume kendaraan yang melintas.
Lonjakan arus kendaraan dipicu meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang mudik Lebaran. Selain itu, aktivitas distribusi logistik ke Pulau Bali juga mengalami peningkatan.
Akibatnya, laju kendaraan di sejumlah titik akses menuju pelabuhan menjadi tersendat. Antrean kendaraan bahkan dilaporkan mencapai beberapa kilometer sebelum area pelabuhan.
Petugas kepolisian bersama instansi terkait pun disiagakan di beberapa titik strategis untuk mengatur lalu lintas dan mencegah kemacetan semakin parah.
Rudi (42), seorang pengemudi truk logistik yang ikut terjebak dalam antrean panjang, mengaku sudah menunggu cukup lama sebelum dapat mendekati area pelabuhan.
Menurutnya, kondisi lalu lintas semakin padat karena banyak kendaraan yang mencoba mendahului antrean.
“Sejak pagi sudah mulai antre. Banyak kendaraan yang saling mendahului supaya cepat masuk pelabuhan, akhirnya malah makin macet,” ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan Andi (34), seorang pengendara mobil pribadi yang hendak menyeberang menuju Bali.
Ia mengaku perjalanan menuju pelabuhan kali ini memakan waktu jauh lebih lama dibanding hari biasa.
“Biasanya tidak selama ini. Antrean sudah terlihat beberapa kilometer sebelum pelabuhan. Kalau kendaraan berhenti lama, bahan bakar juga jadi lebih boros,” katanya.
Dari pantauan di lapangan, meningkatnya jumlah truk logistik dipengaruhi oleh aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idulfitri.
Sebagian pengemudi memilih menyeberang lebih awal untuk menghindari kebijakan pembatasan operasional kendaraan berat yang biasanya diterapkan saat puncak arus mudik Lebaran.
Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, personel dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banyuwangi bersama anggota Kodim 0825 Banyuwangi terlihat aktif melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar akses pelabuhan.
Petugas di lapangan mengatakan pihaknya terus berupaya mengatur antrean agar kendaraan tetap bergerak dan tidak saling menyerobot.
“Kami melakukan pengaturan agar kendaraan tetap tertib di jalur antrean dan tidak saling mendahului. Harapannya arus lalu lintas bisa lebih lancar,” ujarnya.
Pengendara yang hendak menyeberang juga diimbau untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan hingga memperhitungkan waktu tempuh agar perjalanan tetap aman dan nyaman menjelang Lebaran.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
