SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kinerja PTPN 1 Regional 5 sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan capaian positif. Berdasarkan laporan sementara (unaudited), perusahaan mampu membukukan laba sekitar Rp700 miliar, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.
Region Head PTPN 1 Regional 5, Subagiyo menyampaikan bahwa capaian tersebut ditopang oleh dua sumber utama, yakni sektor produksi dan optimalisasi aset. “Sekitar 60 persen kontribusi laba berasal dari produksi, sementara 40 persen lainnya didukung kegiatan optimalisasi aset,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Dari sisi produksi, komoditas karet menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi sekitar 40 hingga 45 persen terhadap total laba. Selain karet, komoditas kopi dan tembakau juga menjadi penyumbang signifikan. Kondisi harga komoditas global yang relatif baik turut mendongkrak performa perusahaan sepanjang tahun lalu.
Kinerja 2025 juga diperkuat oleh langkah strategis perusahaan dalam optimalisasi aset, termasuk divestasi sejumlah lahan untuk kepentingan umum seperti pembangunan infrastruktur jalan tol. Kebijakan tersebut bersifat mandatori sehingga turut memengaruhi struktur pendapatan perusahaan.
Memasuki tahun 2026, PTPN 1 Regional 5 menargetkan laba sebesar Rp500 miliar. Target tersebut lebih rendah dibanding capaian 2025, seiring berkurangnya kontribusi dari divestasi aset. Meski demikian, manajemen optimistis masih terdapat ruang pertumbuhan yang dapat dimaksimalkan.
“Ke depan, kami akan mengoptimalkan areal yang belum tergarap secara maksimal, terutama untuk pengembangan komoditas karet dan kopi,” jelasnya.
Selain itu, perusahaan juga membuka peluang ekspansi melalui rencana transformasi dan potensi penggabungan dengan regional lain, meski hingga kini masih menunggu persetujuan pemegang saham.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
