Ia pun mengajak jamaah untuk menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun, mulai dari salat lima waktu berjamaah, memperbanyak sedekah, hingga rutin membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya itu, Fian juga mengingatkan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, momentum Idulfitri harus dimanfaatkan untuk memperbanyak taubat dan istighfar.
Mengutip Surat Ali Imran ayat 133, ia mengajak umat Islam untuk bersegera memohon ampunan kepada Allah SWT dan berlomba meraih surga yang luasnya seluas langit dan bumi.
Pesan lain yang tak kalah penting adalah menjaga silaturahmi. Menurutnya, saling memaafkan menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Ramadan yang harus terus dijaga dalam kehidupan sosial.
Usai pelaksanaan salat dan khutbah, suasana haru terasa saat jamaah saling bersalaman dan bermaafan. Senyum, pelukan, hingga doa-doa tulus mengalir, mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata peran Pusdakmu dalam membina umat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di wilayah Gambiran dan sekitarnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
