SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ratusan warga bersama personel TNI dan Polri memenuhi Kantor Kecamatan Karangpilang untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan donor darah sekaligus memanfaatkan gelaran pasar murah.
Kegiatan yang merupakan agenda tahunan PT Suparma Tbk ini berkolaborasi dengan jajaran Kecamatan Karangpilang, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Dinas Pemadam Kebakaran. Selain misi sosial, acara ini menjadi oase bagi warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga miring serta mendukung produk kreatif lokal.
CEO PT Suparma Tbk, Edward Sopanan, mengungkapkan bahwa program ini adalah wujud nyata kepedulian korporasi terhadap dinamika ekonomi masyarakat. “Kami ingin hadir secara berkelanjutan untuk membantu masyarakat, sekaligus memberikan dukungan penuh kepada PMI karena kebutuhan stok darah tidak pernah berhenti,” ujar Edward di lokasi kegiatan, Sabtu (25/4/2026).
Pada aksi kali ini, panitia mematok target menjaring 800 pendonor. Partisipan berasal dari beragam unsur, mulai dari masyarakat umum, anggota TNI-Polri, hingga internal karyawan perusahaan.
Edward menilai, membludaknya peserta menjadi sinyal positif tingginya solidaritas sosial di Surabaya. “Antusiasme ini adalah bukti bahwa sinergi antara sektor swasta dan masyarakat dapat berjalan harmonis. Kebersamaan inilah yang ingin terus kami rawat,” tambahnya.
Tak sekadar aksi medis, sisi lain halaman kecamatan disulap menjadi area pameran produk UMKM lokal. Warga tampak memadati stan yang menjajakan aneka kuliner hingga produk kerajinan tangan hasil karya pelaku usaha setempat.
Camat Karangpilang, Ipong Wisnoe Wardono, menyambut positif keterlibatan UMKM dalam agenda besar ini. Menurutnya, acara ini menjadi momentum emas bagi pelaku usaha untuk melakukan penetrasi pasar.
“Ini adalah kesempatan agar masyarakat luas semakin mengenal produk unggulan asli Karangpilang. Kami ingin UMKM kita naik kelas melalui ruang promosi seperti ini,” kata Ipong.
Meskipun Karangpilang memiliki sekitar 500 pelaku UMKM, keterbatasan tempat membuat panitia harus menyeleksi 20 perwakilan pelaku usaha dari empat kelurahan untuk tampil sebagai wajah potensi ekonomi kecamatan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
