Fasad Eks Toko Nam Surabaya Dibongkar, Pemkot Siapkan Penanda Sejarah

Andika
Pemkot Surabaya membongkar Fasad eks Toko Nam. Foto : ist.

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membongkar fasad eks Toko Nam di kawasan Jalan Embong Malang

Pembongkaran dilakukan setelah bangunan tersebut dipastikan bukan struktur asli, melainkan replika yang telah kehilangan nilai keaslian sebagai bangunan bersejarah.

Keputusan itu diambil berdasarkan kajian Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Surabaya. Hasil kajian menyebutkan, fasad yang berdiri selama ini tidak lagi merepresentasikan bentuk asli Toko Nam sehingga statusnya sebagai bagian dari bangunan cagar budaya tidak dapat dipertahankan.

Ketua TACB Kota Surabaya Retno Hastijanti menjelaskan, kajian mendalam terhadap bangunan tersebut sebenarnya telah dilakukan sejak 2012. Namun, proses pembongkaran baru dapat dilaksanakan sekarang setelah adanya landasan hukum yang kuat, yakni Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya serta aturan turunan terkait penghapusan status bangunan cagar budaya.

“Hasil uji menunjukkan perbedaan signifikan dalam bentuk, ukuran, hingga teknik pengerjaan dibandingkan bangunan lama. Bangunan asli hanya menyisakan sedikit struktur di bagian kaki. Karena sudah kehilangan keaslian, legalitas penghapusan statusnya kini sudah terpenuhi,” ujar Retno di lokasi pembongkaran, Sabtu (25/4/2026).

Selain faktor historis, pembongkaran juga dilakukan untuk mengembalikan fungsi trotoar di kawasan tersebut. Selama ini, keberadaan fasad dinilai mengganggu kenyamanan dan akses pejalan kaki di salah satu ruas jalan utama pusat Kota Surabaya.

Meski bangunan fisiknya dibongkar, Pemkot Surabaya menegaskan nilai sejarah Toko Nam tetap akan dijaga. Sebagai gantinya, pemerintah akan menghadirkan penanda sejarah atau tetenger yang memuat informasi lengkap mengenai keberadaan toko legendaris tersebut.

Pembongkaran ini juga memunculkan nostalgia di kalangan warga, terutama generasi senior Surabaya. Toko Nam dikenal sebagai salah satu pusat perbelanjaan modern pertama di Kota Pahlawan yang pernah berjaya pada masanya.

Pada era 1970-an hingga 1980-an, Toko Nam menjadi toko serba ada favorit warga dengan beragam kebutuhan, mulai pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga mainan anak. Aktivitas berbelanja di tempat ini bahkan menjadi bagian dari rekreasi keluarga.

Lokasinya yang strategis di pusat kota menjadikan Toko Nam sebagai destinasi favorit warga Surabaya untuk berbelanja sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network