SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) selama ini identik dengan deru motor besar di jalanan dan jaket kulit khas para bikers. Namun suasana berbeda terlihat di Bay Arena Sport Center, Kenjeran, Surabaya, pada 8–10 Mei 2026.
Tak ada raungan mesin motor ataupun kepulan asap knalpot. Yang terdengar justru bunyi benturan bola dan sorak antusias para peserta di lapangan padel.
Dalam rangka merayakan hari jadinya yang ke-36, HDCI Jawa Timur menggelar turnamen padel terbuka sebagai bentuk perayaan yang lebih sehat dan inklusif. Olahraga yang tengah populer tersebut dipilih karena dinilai memiliki semangat yang sejalan dengan komunitas motor, yakni kebersamaan, sportivitas, dan strategi.
Menariknya, turnamen ini tidak hanya diperuntukkan bagi anggota komunitas motor. Lapangan Bay Arena menjadi ruang pertemuan antara anggota HDCI dan masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Mulai dari peserta pemula di kategori rookie hingga pemain berpengalaman di kelas silver open ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Ketua Umum HDCI, Ahmad Sahroni, menilai turnamen ini mampu menghadirkan kegiatan positif sekaligus mendorong perkembangan olahraga di Jawa Timur.
“Mudah-mudahan klub ini semakin bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam momentum 36 tahun HDCI. Saya juga mengapresiasi Pengda Jawa Timur beserta jajaran pengcab atas pelaksanaan turnamen padel yang ikut memeriahkan olahraga di Jawa Timur,” ujar Sahroni, Sabtu (9/5/2026).
Ia menyebut kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM yang terlibat selama penyelenggaraan acara.
Menurut Sahroni, turnamen padel ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda sesaat, melainkan dapat menjadi kegiatan rutin tahunan yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial di masa depan.
“Kalau bisa dilaksanakan setiap tahun untuk aktivitas olahraga. HDCI bukan hanya soal motoran, tetapi juga membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet Indonesia ke depan,” katanya.
Sementara itu, Ketua HDCI Jawa Timur, Tonny Wahyudi, mengatakan perayaan HUT ke-36 tahun ini sengaja dibuat lebih inklusif agar dapat dirasakan masyarakat luas.
“Kami ingin perayaan ini tidak hanya dirasakan anggota HDCI, tetapi juga masyarakat umum. Karena itu turnamen ini dibuka untuk umum, termasuk kategori pemula,” ujarnya.
Tonny menyebut kategori rookie menjadi salah satu daya tarik utama karena memberi ruang bagi masyarakat yang baru mengenal olahraga padel untuk merasakan pengalaman bertanding.
“Banyak yang baru belajar padel dan mereka membutuhkan ruang untuk berkembang. Di sinilah kami ingin hadir,” tambahnya.
Turnamen ini diperkirakan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Selain pertandingan, panitia juga menyiapkan total hadiah senilai Rp170 juta serta sejumlah doorprize menarik, termasuk voucher menginap di hotel.
Perwakilan panitia dari Grandeur Padel, Anthony, mengungkapkan hingga saat ini sekitar 200 tim telah mendaftar untuk mengikuti turnamen tersebut.
“Pesertanya datang dari berbagai latar belakang, baik anggota HDCI maupun masyarakat umum. Ini menunjukkan minat terhadap olahraga padel terus berkembang,” jelasnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
