Singkirkan Juara Bertahan, SDN Manukan Kulon Tampil Perkasa di MLSC Surabaya

Arif Ardliyanto
SDN Manukan Kulon II/499 B sukses menumbangkan juara bertahan SDN Kalirungkut I/264 dan menjadi sorotan di MilkLife Soccer Challenge Surabaya 2025-2026. Foto iNewsSurabaya.id/arif

Tak hanya itu, tim ini juga mencatat kemenangan fantastis sepanjang turnamen. Mereka sempat membantai lawan dengan skor 16-0 pada babak 32 besar dan menang telak 12-0 atas SDN Gubeng 1 di babak 16 besar.

Secara keseluruhan, SDN Manukan Kulon II/499 B telah mengoleksi total 56 gol selama fase gugur. Ketajaman tersebut bahkan sudah terlihat sejak babak penyisihan grup dengan torehan 25 gol.

Pelatih SDN Manukan Kulon II/499 B, Hamka Dwi Subekti, mengatakan keberhasilan timnya tidak datang secara instan. Ia menyebut latihan disiplin dan pembiasaan teknik dasar menjadi kunci utama peningkatan performa para pemain.

“Untuk performa para pemain pastinya harus selalu siap. Kami sudah melakukan persiapan dari awal dengan intensitas latihan konsisten. Saya selalu tekankan kepada para pemain bahwa latihan itu tidak hanya di lapangan,” ujarnya.

Menurut Hamka, pemain juga didorong untuk menambah porsi latihan secara mandiri di rumah agar kemampuan teknik terus berkembang.

“Untuk menambah skill memang harus menambah porsi latihan di rumah. Jadi untuk pembiasaan sentuhan kaki dengan bola,” katanya.

Di balik ganasnya lini serang SDN Manukan Kulon II/499 B, sosok Anindita Nadia Lesmana menjadi pemain yang paling mencuri perhatian.

Pemain muda berbakat itu kini memimpin daftar pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 28 gol.

Anindita mengungkapkan bahwa konsistensi latihan menjadi faktor utama yang membuat performanya terus meningkat selama turnamen berlangsung. Ia rutin menjalani latihan tambahan secara mandiri demi menjaga kondisi fisik dan kemampuan teknik bermain bola.

“Latihan secara disiplin di rumah, terus ditambah sendiri latihannya dan jaga konsistensi. Biasanya latihan jogging, squat, terus ball mastery,” ujar Anindita.

Ia juga mengaku memiliki target besar di ajang MLSC Surabaya Seri 2 2025–2026, yakni menjadi top skor sekaligus membawa timnya meraih gelar juara.

“Kalau dekat turnamen begini saya latihan setiap hari. Target saya di turnamen ini memang ingin menjadi top skorer dan semoga bisa jadi juara supaya nanti bisa ikut All Star,” tuturnya penuh semangat.

Selain pertandingan utama 7 lawan 7, MLSC Seri 2 2025–2026 juga menghadirkan Festival SenengSoccer kategori KU 8 yang diikuti 93 atlet dari 15 SD dan MI.

Festival tersebut menjadi bagian dari upaya menumbuhkan minat sepak bola bagi anak-anak perempuan sejak usia dini, khususnya usia 6 hingga 8 tahun.

Penyelenggara turut menggelar Skill Challenge dengan lima materi uji kemampuan, yakni 1 on 1, penalty shoot, dribbling, passing control, dan shoot on target.

Setelah seluruh seri di 12 kota selesai digelar, kompetisi akan ditutup melalui ajang MilkLife Soccer Challenge All Stars 2025–2026 yang mempertemukan pemain-pemain terbaik dari masing-masing kota penyelenggara.

Menariknya, format pertandingan pada All Stars musim ini berubah dari 7 vs 7 menjadi 9 vs 9. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 di Supersoccer Arena.

Pada musim ini, MilkLife Soccer Challenge digelar di 12 kota, yakni Semarang, Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Jakarta, Samarinda, Banjarmasin, Bekasi, Surabaya, Kudus, dan Malang.

Masuknya Samarinda dan Banjarmasin sebagai kota baru penyelenggara dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas pencarian talenta pesepak bola putri muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network