SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai menjadi momentum percepatan transisi masyarakat menuju kendaraan listrik. Produsen mobil listrik di Subang, VinFast mencatat adanya lonjakan minat konsumen setelah harga BBM non subsidi mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto mengatakan, kondisi geopolitik global yang mendorong kenaikan harga energi membuat masyarakat mulai mempertimbangkan efisiensi biaya operasional kendaraan.
“Kenaikan BBM menjadi peluang yang mempercepat orang bertransisi ke kendaraan listrik. Masyarakat sekarang mulai berhitung secara matematis dan akhirnya memutuskan pindah dari kendaraan berbahan bakar konvensional ke mobil listrik,” ujar Kariyanto.
Menurutnya, sebelumnya masih banyak masyarakat yang ragu untuk beralih ke kendaraan listrik. Namun, kenaikan harga BBM membuat konsumen mulai melihat kendaraan listrik sebagai solusi yang lebih ekonomis dalam jangka panjang.
VinFast pun mengaku mulai merasakan dampak positif dari kondisi tersebut. Peningkatan jumlah pemesanan kendaraan listrik terjadi sejak harga BBM mengalami kenaikan.
“Kalau sebelumnya order masih di kisaran 300 unit per bulan, setelah kenaikan harga BBM meningkat menjadi lebih dari 400 unit. Bulan ini kami harapkan bisa lebih tinggi lagi,” katanya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
