Bondowoso dan Bangkalan Masuk Daerah dengan Angka Kematian Bayi Tertinggi di Jatim

Lukman Hakim
SUPAS 2025 mencatat penurunan angka kematian bayi dan balita di Jatim. (Foto : ilustrasi).

Herum menjelaskan, U5MR merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur kondisi kesehatan dan kesejahteraan anak di suatu wilayah. Penurunan angka tersebut menunjukkan semakin baiknya kualitas layanan kesehatan, gizi, dan perlindungan terhadap anak.

"Tren penurunan angka kematian bayi, anak, dan balita menjadi sinyal positif bagi pembangunan kesehatan di Jatim. Ke depan, upaya peningkatan akses layanan kesehatan dan perbaikan kualitas hidup masyarakat perlu terus diperkuat agar capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan," pungkasnya.



Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network