Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, memberikan apresiasi atas tindakan cepat yang dilakukan petugas Pertashop saat menghadapi situasi darurat tersebut.
Menurutnya, respons yang tepat dalam menit-menit awal kebakaran sangat penting untuk meminimalkan risiko dan mencegah dampak yang lebih besar.
"Kami mengapresiasi kesigapan petugas Pertashop yang telah berupaya melakukan pemadaman awal. Hal ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan pemahaman prosedur tanggap darurat dalam menghadapi situasi kebakaran," ujar Ahad.
Pertamina Patra Niaga mengungkapkan bahwa edukasi keselamatan kepada masyarakat terus dilakukan secara rutin. Program tersebut mencakup pengenalan potensi bahaya kebakaran, langkah pencegahan, hingga pelatihan penggunaan APAR sebagai tindakan awal saat terjadi keadaan darurat.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap tenang ketika menghadapi kebakaran, menjauh dari sumber api, segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, serta melakukan pemadaman awal menggunakan APAR apabila kondisi memungkinkan dan telah memahami cara penggunaannya.
Selain itu, pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dan peralatan elektronik menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek keselamatan, Pertamina akan terus memperluas sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar kesadaran terhadap pencegahan serta penanganan kebakaran semakin meningkat, sehingga kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
