SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Ribuan penonton larut dalam euforia konser Band Perunggu yang digelar di Graha Adi Surabaya, Rabu (17/6/2026). Grup musik indie yang tengah digandrungi anak muda tersebut tampil memukau dengan membawakan sejumlah lagu andalan, termasuk "33x" yang menjadi salah satu momen paling dinanti para penggemar.
Tak sekadar menghadirkan hiburan, konser ini menjadi bagian dari konsep dakwah kreatif yang diusung SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Melalui pendekatan seni dan musik, sekolah berupaya menyampaikan nilai-nilai positif kepada generasi muda dengan cara yang lebih dekat dengan keseharian mereka.
Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman, Edwin Yogi Laayrananta, M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program pembentukan karakter lulusan yang dikenal dengan konsep RESPECT, yakni Religius, Smart, Positif, dan Kreatif.
Band Perunggu sukses menghibur 1.500 penonton di Surabaya dalam konser dakwah Gen Z yang digelar SMA Muhammadiyah 1 Taman. Musik, kreativitas, dan nilai Islami berpadu dalam satu panggung. Foto iNewsSurabaya.id/dika
Menurutnya, konser menjadi media pembelajaran yang efektif bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan mengelola sebuah kegiatan berskala besar secara profesional.
"Kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat langsung dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan acara. Guru berperan sebagai pendamping, sementara seluruh teknis kegiatan dikelola oleh siswa," ujarnya.
Pemilihan Band Perunggu sendiri bukan tanpa alasan. Yogi mengungkapkan bahwa keputusan menghadirkan grup musik tersebut merupakan aspirasi para siswa yang kemudian dikaji oleh pihak sekolah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
