Lapas Banyuwangi Perang Total Lawan Narkoba, Kepala BNNK Baru Langsung Turun Cek Blok Hunian

Siswanto
Lapas Kelas IIA Banyuwangi bersama BNNK Banyuwangi memperkuat sinergi pemberantasan narkoba melalui pengawasan blok hunian, edukasi, dan rehabilitasi demi mewujudkan lapas bersih narkoba. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Komitmen memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali diperkuat di Kabupaten Banyuwangi. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi menegaskan kerja sama yang lebih erat untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba.

Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Kepala BNNK Banyuwangi yang baru, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, ke Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Kehadirannya disambut langsung Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, beserta jajaran pejabat struktural.

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membahas langkah-langkah strategis dalam memperkuat koordinasi pencegahan, pengawasan, hingga pemberantasan peredaran narkotika di lingkungan lapas.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, menegaskan bahwa perang melawan narkoba membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Menurutnya, sinergi dengan BNNK menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan serta memastikan Lapas Banyuwangi tetap steril dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

"Pencegahan dan pemberantasan narkoba membutuhkan kerja sama yang kuat. Kehadiran Kepala BNNK Banyuwangi yang baru menjadi semangat baru bagi kami untuk terus mewujudkan Lapas Banyuwangi yang bersih dari narkoba," ujar Solichin.

Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, memberikan apresiasi atas komitmen jajaran Lapas Banyuwangi yang terus mendukung pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Ia memastikan BNNK Banyuwangi akan terus memperkuat kolaborasi melalui berbagai program, mulai dari edukasi pencegahan, peningkatan kesadaran bahaya narkoba, hingga layanan rehabilitasi bagi warga binaan yang membutuhkan.

"Sinergi yang baik akan terus kami tingkatkan demi mewujudkan Banyuwangi yang bersih dari narkoba," tegas Rachmat.

Usai melakukan pertemuan, rombongan BNNK Banyuwangi bersama jajaran Lapas meninjau sejumlah area pembinaan kemandirian dan keterampilan warga binaan. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan program pembinaan berjalan optimal sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial para warga binaan.

Selain itu, Kepala BNNK dan Kalapas juga melakukan pengecekan langsung ke blok-blok hunian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif serta memastikan tidak ada indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di dalam lingkungan Lapas Kelas IIA Banyuwangi.

Melalui penguatan sinergi antara Lapas Banyuwangi dan BNNK Banyuwangi, diharapkan upaya pemberantasan narkoba semakin efektif sehingga mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan bebas dari peredaran gelap narkotika.

Editor : Arif Ardliyanto

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network