Bertahan Hampir 27 Tahun, UMKM Payus Lestari Kini Miliki Identitas Merek Berkat Pendampingan

Fahrezi Chandra
Meski mampu bertahan selama puluhan tahun, Payus Lestari masih menghadapi kendala pada aspek branding. Foto: Dimas

GRESIK, iNewsSurabaya.id - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sub Kelompok Produk Olahan 1, Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya membantu meningkatkan daya saing UMKM Payus Lestari di Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, melalui pengembangan identitas merek dan pendampingan pengajuan sertifikasi halal.

Program tersebut menyasar UMKM Payus Lestari, usaha olahan ikan milik Ulfa yang telah berdiri sejak 1998. Selama hampir 27 tahun, usaha ini memproduksi berbagai olahan ikan seperti kerupuk ikan, bonggolan khas Gresik, pempek, dan cireng berbahan dasar ikan yang telah dipasarkan kepada masyarakat sekitar.

Meski mampu bertahan selama puluhan tahun, Payus Lestari masih menghadapi kendala pada aspek branding. Hasil observasi mahasiswa KKN menunjukkan produk yang dipasarkan masih menggunakan kemasan sederhana tanpa identitas visual yang kuat sehingga belum mampu membangun citra usaha secara profesional.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN menjadikan pengembangan identitas merek sebagai salah satu program utama selama pengabdian di Desa Sidokumpul. Sebelum menyusun konsep, tim melakukan observasi dan wawancara bersama pemilik usaha untuk memahami sejarah usaha, karakter produk, hingga target pasar.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network