Konsep tersebut diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi persoalan kelebihan kapasitas (overcapacity) yang masih dihadapi banyak lembaga pemasyarakatan di Indonesia.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Solichin, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan DPRD Banyuwangi. Ia menegaskan pihaknya akan terus memperkuat sistem pengamanan demi mencegah masuknya narkoba ke dalam lapas.
"Dukungan dari Komisi I DPRD Banyuwangi ini menjadi suntikan motivasi bagi kami. Pengamanan di seluruh area akan terus kami perketat secara konsisten. Kami tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba ke dalam lapas," tegas Solichin.
Tak hanya membahas keamanan, kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan peninjauan program pembinaan warga binaan. Marifatul Kamila mengunjungi Galeri Jeruji Osing, tempat dipamerkannya berbagai hasil karya warga binaan, termasuk produk batik.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan kemandirian di Lapas Banyuwangi, Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi itu turut membeli sejumlah kain batik hasil karya warga binaan untuk dibawa pulang.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
