Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengakui timnya masih memiliki banyak kekurangan, terutama dalam menjaga konsentrasi setelah unggul.
"Kami memperlihatkan banyak hal positif, terutama dalam membangun serangan dan menciptakan peluang. Namun, kami harus belajar menjaga konsentrasi selama 90 menit. Saat sudah unggul 2-0, pertandingan seharusnya bisa dikontrol dengan lebih baik," ujar Bernardo.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan pertandingan pramusim memang menjadi sarana evaluasi sebelum kompetisi resmi dimulai. Menurutnya, hasil bukan menjadi tujuan utama, melainkan melihat aspek permainan yang masih perlu dibenahi.
"Hasil tentu penting, tetapi yang lebih penting adalah kami mengetahui apa yang harus diperbaiki. Masih ada waktu untuk meningkatkan organisasi permainan, transisi bertahan, dan penyelesaian akhir sebelum musim dimulai," katanya.
Hasil imbang ini menjadi sinyal serius bagi Persebaya. Ketidakmampuan mempertahankan keunggulan dua gol di hadapan pendukung sendiri memperlihatkan bahwa sektor pertahanan masih menjadi kelemahan utama yang harus segera dibenahi Bernardo Tavares apabila Green Force ingin bersaing di papan atas Liga 1 musim 2026/2027.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
