Terminal Petikemas Nilam Kedatangan Crane Listrik Modern dari China, Kapasitas 40 Ton

Arif Ardliyanto
Terminal Teluk Lamong menambah satu unit E-RTG berbasis listrik dari China untuk memperkuat kapasitas Terminal Petikemas Nilam dan meningkatkan layanan logistik ramah lingkungan. (Foto: Istimewa).

E-RTG terbaru tersebut memiliki kapasitas angkat hingga 40 ton dengan kemampuan menumpuk peti kemas setinggi 1 over 6 containers. Setelah seluruh proses pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning selesai, alat ini akan memperkuat aktivitas penanganan peti kemas di Terminal Petikemas Nilam.

Terminal Head TPK Nilam, Retno Pujianto, optimistis kehadiran alat baru itu akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kapasitas layanan terminal.

"Kehadiran E-RTG ini akan semakin memperkuat kapasitas layanan Terminal Petikemas Nilam, khususnya dalam mendukung produktivitas di lapangan penumpukan. Setelah proses pembongkaran, instalasi, pengujian, dan commissioning selesai, alat ini ditargetkan mulai beroperasi pada awal Oktober 2026 sehingga dapat memberikan pelayanan yang semakin cepat, aman, efisien, dan andal bagi seluruh pengguna jasa," jelasnya.

Melalui penambahan E-RTG berbasis listrik, PT Terminal Teluk Lamong menegaskan komitmennya untuk terus melakukan modernisasi infrastruktur pelabuhan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat aspek keselamatan kerja, memperluas digitalisasi layanan, serta mendukung terciptanya ekosistem logistik nasional yang lebih efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network